Erabaru.net. Tidak salah memang kalau kita sebut “anjing adalah sahabat manusia yang paling setia”. Mungkin Anda pernah mendengar Hachiko, yakni kisah tentang kesetiaan seekor anjing yang melegenda. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo, Jepang.

Sementara itu di Turki, juga terjadi peristiwa serupa.

Kesetiaan-cinta anjing selamanya selalu menjadi teman setia tuannya, tidak peduli majikannya masih hidup atau sudah tiada, ia tetap dengan setia menunggu tuannya, tetap teguh setia dan tidak akan pernah meninggalkan tuannya, bahkan jauh lebih setia daripada manusia.

Setiap beberapa waktu, pria asal Turki bernama Zafer Ozturk ini selalu berkunjung ke makam dekat rumahnya, sembahyang di batu nisan ayahnya.

Suatu hari, ketika berkunjung ke makam ayahnya, Zafer melihat ada sesuatu di atas batu nisan ayahnya, setelah di dekati ia pun terkejut melihat seekor anjing di makam sang ayah.

Dan ia lebih terkejut lagi ketika melihat lebih dekat anjing itu, karena itu adalah anjing peliharaan keluarganya atau peliharaan mendiang ayahnya.

Tak disangka anjing itu juga merindukan ayah Zafer, setiap hari selalu ke makam untuk mengenang mendiang tuannya.

Melihat pemandangan itu, Zafer tak kuasa menahan tangis sedih sekaligus haru.

Anjing itu bernama Zozo, semasa hidup Ismail Ozturk, ayahnya Zafer itu sangat menyayangi Zozo.

Ia memperlakukan Zozo layaknya seperti mencintai anak-anaknya sendiri, begitu juga dengan Zozo paling sayang dengan Ismail, tuannya yang telah tiada.

Tapi sejak Ismail meninggal pada 10 Februari, 2014 lalu, Zozo tidak lagi bisa melihat tuan yang disayanginya.

Karena itulah, setiap hari Zozo selalu ke makam Ismail, kemudian berbaring di atas batu nisan untuk mengenang tuannya, bagi Zozo tuan yang disayanginya itu seakan-akan berada di sisinya.

Zozo tak pernah absen ke makam Ismail, setiap hari ia pasti selalu pergi ke makam untuk melihat tuannya yang telah tiada.

Ia berbaring di atas makam sang tuan, mengais gundukan tanah seakan-akan memanggil tuannya sambil mengedipkan sepasang matanya yang basah oleh air mata.

Terkadang Zozo duduk dengan tenang di depan makam tuannya, memandang jauh ke depan, seakan-akan sedang mengenang kebersamaannya yang manis dengan tuannya semasa hidup.

Zozo, meskipun tidak bisa berbicara, tetapi ia menujukkan perilakunya sebagai bukti kesetiaan-cintanya pada sang tuan, kendati sang tuan telah meninggal, ia tetap akan dengan setia menjaga dan mengenang sang tuan di sisi pusaranya.

Bagi Zozo, di dunianya hanya ada si tuan, mungkin ia tidak dapat berkomunikasi dengan manusia, tapi kesetiaan-cinta dan perasaannya akan selalu ditunjukkan melalui tindakan nyata.

Begitu Anda sudah diakui sebagai tuan, maka bisa dipastikan ia akan menunjukkan kesetiaannya itu sampai mati, dan sejak itu Anda adalah orang yang paling penting baginya seumur hidup dan ia tidak akan pernah meninggalkan Anda selamanya, itulah dari sifat binatang yang satu ini.(jhn/yant)

Sumber: coco01.net

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular