Erabaru.net. Para pengguna media sosial dihebohkan dengan peredaran video tentang tutup kemasan air mineral yang dibuka dengan cara tak biasanya.

Nampaknya tak ada yang aneh dengan kemasan air mineral bermerek AQUA itu.

Sejumlah tanda tanya lantas bermunculan ketika tutup kemasan itu dibuka dengan dicungkil.

Bahkan tutup botol itu bisa dilepas. Kalau biasanya diputar, kini tak lagi seperti cara biasanya.

Video ini menjadi viral di grup-grup pecakapan media sosial. Jika dilihat, tutup botol air mineral dengan merek AQUA ini berukuran 330 ml.

Apakah kemasan yang dianggap janggal ini asli atau palsu?

Melalui situs resminya, PT Tirta Investama, selaku produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek AQUA mengakui pihaknya tengah mengadakan penelusuran mendalam terkait masukan dari masyarakat yang telah diterima.

Perusahaan itu juga mengakui melakukan penelurusan tersebut menemukan bahwa sejumlah tutup botol AQUA 330 ml pada produksi batch tertentu, rentan retak/pecah ketika tutup botol dibuka atau diupayakan dibuka melalui tepian tutup botol.

Pihaknya mengambil keputusan untuk mengumpulkan produk AQUA 330 ml dengan nomor batch tertentu yang tutup botolnya tidak standar.

Tak hanya itu, perusahaan ini telah menugaskan tim khusus untuk berkoordinasi dengan mitra ritel dan distributor demi memastikan bahwa produk 330 ml terbatas tersebut dikumpulkan dari pasaran.

Perusahaan ini menjelaskan bahwa sebagian besar produk dengan tutup tidak standar tersebut telah diidentifikasi dan dikumpulkan. “Kami juga bekerja sama dengan pihak – pihak yang berwenang selama penelusuran dilakukan,” jelas PT Tirta Investama, Rabu (26/7/2017).

Sementara Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM) merilis telah berkomunikasi dan memanggil pihak produsen untuk mendapatkan penjelasan.

Penjelasan yang diperoleh BPOM bahwa produk AMDK merek AQUA dengan tutup kemasan botol yang tidak terstandar, di mana kemasan mudah terbuka pada bagian atas (disebut sebagai “pecah koin”), merupakan kemasan botol 330 ml dengan nomor batch tertentu yang diproduksi oleh pabrik di Cianjur bulan Juni 2017.

Terhadap produk tersebut, produsen telah melakukan penarikan/recall. Dan sebagai wujud tanggungjawab, produsen telah mengeluarkan pernyataan perusahaan terkait informasi tutup botol 330 ml pada tanggal 26 Juli 2017.

Atas temuan ini, Badan POM memerintahkan produsen untuk memantau proses penarikan dan memastikan bahwa produk yang bermasalah tidak ada lagi di peredaran.

“Badan POM telah melakukan penelusuran dan sampling terhadap produk yang bermasalah, dan akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus ini sebagai perlindungan terhadap masyarakat,” jelas BPOM. (asr)

Share

Video Popular