Ryan telah tinggal di rumah sakit selama lebih dari sebulan.

Ketika pertama kali mereka mencoba untuk memberinya makan melalui tabung, dia telah mengalami sindrom pemulihan (refeeding syndrome) yang berarti dia sulit untuk menyesuaikan makanan dengan sistem tubuhnya.

Anak-anak itu juga menderita penyakit lain seperti cerebral palsy, dwarfism, scoliosis, microcephaly dan bentuk kaki yang parah.

Akhirnya, setelah pulang ke rumah barunya, Ryan kini tinggal bersama orangtua angkatnya dan dua anak mereka.

Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Dua anak itu adalah Dylan yang berusia 13 tahun dan Jack berusia 7 tahun.

Ada satu lagi anak angkat perempuan mereka dari Rusia yang berusia 7 tahun, McKenzie, yang mengidap sindrom down dan cacat jantung bawaan.

Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Morse sebenarnya juga merupakan anak angkat. Abang sulungnya adalah orang cacat dan telah meninggal dunia pada usianya sembilan tahun.

“Saya masih muda ketika dia meninggal, tetapi saya masih ingat betapa orangtua saya sayang akannya walaupun dia serba kekurangan. Saya ingin memberikannya keluarga buat anak-anak yang telah tidak berpeluang mendapatkannya karena semua orang layak untuk memiliki keluarga, katanya.

Di bawah perawatan penuh kasih sayang keluarga barunya, Ryan secara bertahap bertambah berat badan dan kekuatan. Bulu yang menutupi tubuhnya dahulu telah hilang.

Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Setelah beberapa bulan, dia dapat mendaftar di kelas 3 di sekolah umum, di mana ia terus berupaya menuju tujuan yang ditetapkan dokternya untuknya.

Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Dalam waktu lebih setahun, dia berhasil mendapatkan berat 15 pound!

Pasangan itu juga mengetahui bahwa Ryan akan butuh bertahun-tahun baginya untuk pulih sepenuhnya dari trauma fisik dan psikologis kehidupan awal di rumah anak yatim itu.

Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Namun, mereka tetap optimis dan percaya Ryan akan terus membaik.

Hal yang paling penting adalah bahwa dia dicintai dan sekarang berada di bawah perawatan yang tepat.

“Anda bisa katakan bahwa dia adalah anak kecil yang bahagia. Sekarang dia terlihat seperti memiliki harapan hidup,” kata ibu Ryan. (rp)

Sumber: erabaru.com.my

Erabaru.net

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular