Erabaru.net. Ketika seorang ayah dengan bangga mengantarkan putrinya ke panggung saat upacara kelulusannya, walaupun harus berjalan menggunakan tangan. Seluruh orang yang hadir pada upacara tersebut bersorak untuk mereka.

Sebuah video yang merekam Alexandre José da Silva, pria berusia 79 asal Brasil, sedang berjalan menyusuri lorong bersama istrinya, pada upacara wisuda putrinya, baru-baru ini muncul dan menjadi viral di dunia maya.

Dalam video tersebut, Alexandre harus menggunakan kedua tangannya untuk berjalan ke atas panggung, setelah ada masala dengan kedua kakinya beberapa puluh tahun silam. Para hadirin pun turut bersorak untuk keluarga ini.

(Foto: Facebook | Alexandre Caetano – Eu Conheço )

Putrinya, Rosany Caetano, berusia 30 tahun, telah lulus dari Universitas Negeri Piaui pada bulan April tahun ini, dengan gelar sarjana hukum.

Ketika keluarga sampai di ujung lorong, mereka berpose untuk mengambil sebuah foto.

Setelah Rosany menerima ijazahnya, dia memeluk orangtuanya dan para hadirin bersorak untuk mereka lagi.

(Foto: Facebook | Alexandre Caetano – Eu Conheço )

Alexandre yang merupakan seorang petani ini mengaku terkejut dengan sorak sorai yang diterimanya dari para hadirin lain, karena ia telah terbiasa berjalan dengan cara ini setelah bermasalah dengan kakinya.

Ia tidak dapat berjalan sejak ia berusia 15 tahun, karena menderita masalah tulang belakang yang belum diketahui penyakitnya apa, sehingga mengakibatkan masalah pada kedua kakinya yang tidak bisa bergerak.

(Foto: Facebook | Alexandre Caetano – Eu Conheço )

Bersama istrinya, Alexandre dikaruniai 11 anak, namun hanya tiga orang yang hidup.

Mengenai bagaimana perasaannya tentang kelulusan putrinya, dia berkata kepada Daily Mail , “Saya hanya menginginkan hal baik untuk anak perempuan saya. Ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya sangat bangga padanya karena dia telah mencapai lebih dari yang pernah kita duga. Senang sekali melihat semua orang memuji dan memberi selamat kepadanya pada hari itu, dan saya tidak akan pernah melupakan kebahagiaan ini.”

Rosany adalah orang pertama dalam keluarganya yang berhasil menyelesaikan pendidikannya ke jenjang universitas dan mendapatkan gelar sarjana.

Dia berkata, “Bisa menyelesaikan kuliah dan hadir di upacara wisuda bersama kedua orang tua saya merupakan pengalaman indah karena saya bisa membahagiakan mereka.

“ Itu benar-benar sangat emosional karena saya sudah lama memimpikan untuk membuat mereka begitu bangga pada saya. Mereka menjadi inspirasi saya selama hidup saya. ”

(Foto: Facebook | Alexandre Caetano – Eu Conheço )

“Saya harus tinggal jauh dari rumah dan bekerja paruh waktu melakukan segala macam pekerjaan, mulai dari menjadi petugas kebersihan sampai pelayan kafe untuk mengikuti kursus di luar kuliah.

“Orangtua saya hanya bisa membantu dana semampu mereka, karena mereka juga kekurangan dalam masalh uang.

“Mereka lebih memberi saya banyak cinta, dorongan dan contoh tauladan yang menakjubkan tentang kehidupan mereka, yang bisa menginspirasi dan menguatkan saya.

“ Mereka menanamkan kepada saya tekad untuk sukses dan semangat juang yang menolak untuk mudah menyerah,” lanjutnya.

“Ayah saya tidak pernah mengeluhkan kondisinya. Dia selalu menjadi sosok yang positif dan inspirasional.

“Dia adalah pahlawan saya, karena meskipun ia sendiri sudah menghadapi banyak tantangan, dia tidak pernah berpikir untuk berhenti dan selalu bekerja keras di sawah dan mencari uang untuk kita.

“ Dia adalah orang yang optimis dan tidak egois, serta tidak pernah menganggap dirinya kekurangan atau tidak berdaya karena dia telah mengatasi begitu banyak tantangan hidup,” tambahnya.

(Foto: Facebook | Alexandre Caetano – Eu Conheço )

Rosany mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki kehidupan orang tuanya.

“Impian saya adalah membeli kursi roda listrik untuk ayah saya. Dia selalu berjalan dengan menggunakan tangan seperti ini. Walaupun dia mampu, tapi seiring bertambah usia, dia menjadi semakin lelah dan butuh istirahat,” ujarnya.

“Orang tua saya sekarang menderita beberapa masalah kesehatan dan saya akan bekerja sangat keras untuk memastikan mereka bisa mendapatkan akses kesehatan yang layak dan mendukung hidup mereka menjadi lebih baik,” tambah Rosany.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

 

Share

Video Popular