Erabaru.net. Seorang buruh berasal dari India mengungkapkan tentang makanan favoritnya terinspirasi dari Ferrero Rocher yaitu bola lumpur dilapisi dengan potongan pecahan batu bata.

Visual aneh ini menunjukkan Kamleshwar, 45, seorang buruh yang memakan lumpur dan batu bata dengan roti untuk makan siang.

Dia pergi dari satu tempat ke satu tempat untuk mencari makanan sehari-hari dan menghabiskan berjam-jam mencari lumpur terbaik.

Dia kemudian mencampurkan air ke dalamnya untuk membentuk bola ukuran coklat Ferrero Rocher.

Kamleshwar menunjukkan bagian dalam mulutnya saat mengunyah bola lumpur

Dia menunjukkan ramuan bola lumpurnya

Kamleshwar menghancurkan batu bata. Dia akan menabur potongan bata ke atas bola lumpur

Dalam satu hari, Kamleshwar setidaknya menghabiskan 500 gram makanan anehnya itu itu, tetapi ia mengaku tidak mengalami efek buruk dan mengatakan giginya berada dalam kondisi baik, sambil menunjukkan giginya.

“Saya suka lumpur dan bata. Tidak ada lagi yang akan saya makan. Tidak ada makanan lain yang dapat mengenyangkan saya, tentu bukan sayuran,” kata Kamleshwar.

Penderita Pica biasanya makan batu, pasir, cat dan kotoran. Mereka juga lebih berisiko untuk mendapat keracunan dan tidak mendapatkan cukup nutrisi penting dalam diet mereka.

Buruh ini berasal dari Haridwar yaitu sebuah kota kuno dan situs warisan Hindu yang penting di bagian utara India, Uttarakhand.

Dia mulai memakan makanan aneh ini pada usia 28 tahun setelah tidak sengaja memakan lumpur untuk mengurangi sakit di mulutnya.

“Saya memulai kebiasaan makan ini pada usia 28 tahun dan ia telah menjadi bagian dari kehidupan saya sekarang. Saya tidak pernah mengalami penyakit akibat memakan makanan ini. ”

Buruh ini memakan ‘Cemilan’ ini dengan roti setiap hari

Meskipun dia mengklaim hidangan itu tidak membahayakannya, ia menampilkan gejala yang dikaitkan dengan gangguan makan Pica

“Hampir dua dekade yang lalu saya menderita penyakit yang menyebabkan darah keluar dari mulut saya.”

“Saya pernah berjumpa dengan beberapa orang dokter tetapi mereka mengatakan tidak ada obat untuk penyakit ini.”

“Saya mengalami sakit sekali dan secara tidak sengaja memakan lumpur. Sungguh mengejutkan, tidak hanya saya merasa lega tetapi saya tidak merasakan kesakitan apa-apa dengan perut saya bahkan terus makan lumpur selama beberapa minggu. ”

“Saya sadar bahwa sakit yang dirasakan tidak lagi mengganggu saya dan tidak ada lagi darah yang keluar setelah itu,” Tambah Kamleshwar.

“Kebiasaan makan saya tidak memiliki efek samping. Gigi saya dalam kondisi yang baik saja, jadi tidak ada masalah bagi saya untuk memakan lumpur. ”

“Saya bisa memakan lumpur tanpa perlu memakan makanan normal seperti orang lain,” kata karyawan yang berpenghasilan kurang Rp 100.000 perhari dan tinggal di jalan-jalan Haridwar.

Apa itu Pica?

Pica adalah gangguan makan yang ditandai oleh keinginan untuk makan makanan yang mengandung sedikit atau tidak ada nutrisi – termasuk pasir, batu, cat atau kotoran.

Lazimnya Pica terjadi pada golongan yang kekurangan dan selama kehamilan untuk golongan wanita.

Ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang serius jika seseorang makan sesuatu yang beracun atau tidak dapat dicerna.

Hal ini termasuk makanan yang telah terkontaminasi dengan bahan-bahan beracun, maupun mengganggu sistem tubuh (yang sering terlihat ketika seseorang memakan rambut).

Dia juga dapat menyebabkan konsumsi kalori yang berlebihan, namun semestinya ia menyebabkan seseorang itu akan mengalami kekurangan nutrisi  selain merusak gigi, mereka juga rentan terkena infeksi parasit. (asr)

Sumber : Dailymail

Share

Video Popular