Erabaru.net. Saat alat-alat musik tradisional Tionghoa didengarkan sejumlah penari beraksi di panggung, disertai tatapan menanti makna mendalam dari penonton.

Sebanyak 15 tarian disuguhkan kepada pengunjung sebagai rangka tur ke Indonesia di Sun City Auditorium, Jakarta Barat, Senin (31/7/2017) malam.

Semua tarian ini disuguhkan oleh Da-Guan Dance Theater dari National Taiwan University of Arts (NTUA) yang sudah lama aktif dalam berbagai macam kegiatan pertukaran budaya Taiwan. Kali ini hadir ke Indonesia mengangkat tema “Splendor of Taiwan.”

Tarian yang dihadirkan terdiri Earth Mother bermakna tentang kekuatan spiritual makhluk hidup yang tak pernah padam, sebagai simbol semangat perjuangan Taiwan.

Selanjutnya dipentaskan Passionate yakni lagu rakyat dan tarian khas Taiwan membuat hanyut dalam suasana romantis.

Pertunjukan Earth Mother (foto ; Rmat/EBnet)

Temple Festival dalam wujud Taiwan Opera disaksikan penonton sebagai jenis hiburan khas masyarakat Taiwan sejak zaman dulu, menampilkan kisah yang penuh makna moral.

Jidan sang Dewa Mabuk dalam Temple Festival Jidian juga disuguhkan yang mana memperlihatkan bagaimana manusia menghadapi kesulitan dan tantangan hidup.

Keindahan bertambah bermakna dengan tarian Blossom menggambarkan gadis Taiwan yang cantik jelita bagaikan bunga di musim semi. Pada adegan selanjutnya menjadi sempurna dengan dilengkapi tarian Honest bermakna jujur setia pada hati.

Tarian demi tarian dipentaskan seperti Tarian pohon catkin dan bunga sebagai simbol keramahan Taiwan, Tarian bermakna bersatu dalam menghadapi tantangan global, paduan musik serta tarian dan suara membuat irama alam yang mengesankan.

Usai menonton, Novi dari Mandarin Lion Club memberikan apresiasi atas pertunjukkan yang menunjukkan makna mendalam. Apalagi pesan-pesan tradisional yang terangkum dalam keharmonisan dan kebersamaan.

“Kita dapat dari maknanya, nilai yang mau disampaikan tentang keharmonisan dan kebersamaan dari seni budaya dan adatnya dalam tarian ini,” jelasnya.

Sementara Frid dari Amarta Production House menuturkan bahwa pertunjukkan yang disaksikannya  merupakan yang pertama kalinya dia lihat. Sebelumnya, dia mempelajari dari brosur yang diterimanya sebelum masuk ke ruangan.

“Setiap tarian punya cerita, jadi dari sini kita bisa lihat karyanya,” ujarnya.

Adapun bagi Frid, pertunjukkan yang membuat dirinya terkesan saat menyaksikan pertunjukkan nomor dua, berkaitan hubungan antara laki-laku dan perempuan serta dalam kehidupan mereka.

Dia menambahkan pada cerita ini diungkapkan melalui gerakan dan kasih untuk diperlihatkan pada orang banyak bahwa mereka ini adalah pasangan yang penuh dengan keharmonisan.

Pagelaran Tarian “Splendor of Taiwan” terdiri dari 15 tarian yang menggabungkan unsur-unsur budaya yang berbeda yaitu budaya Taiwan, Hakka dan Aborigin, menampilkan keindahan dan kekayaan ciri khas kesenian dalam tarian Taiwan.

Sebelum berkunjung ke Indonesia, Da-Guan Dance Theater telah melakukan pertunjukan di New Delhi dan Chennai, India, dan berikutnya akan melakukan pergelaran di Kuala Lumpur, Malaysia. (asr)

Share

Video Popular