Erabaru.net. Para ilmuwan yang selama menganggap bahwa singa adalah musuh bagi macan tutul  yang bisa menghancurkan mereka dalam sekejap.

Namun berbalik saat kejadian seekor singa telah menyusui bayi macan tutul berhasil diabadikan melalui kamera.

Gambar-gambar yang mengejutkan itu telah diambil di Area Konservasi Ngorongoro Tanzania, adalah bukti pertama tentang hubungan antara dua spesies pemangsa ini merupakan musuh yang kedua-duanya berbahaya.

“Tidak ada lagi kasus dicatat di mana seekor kucing besar di alam liar telah menyusui spesies kucing lain,” kata Luke Hunter, presiden Panthera, kelompok konservasi kucing liar, kepada Reuters dalam wawancara telepon.

Singa betina yang dikenal sebagai “Nosikitok”, terkenal dalam kalangan para ilmuwan karena dia merupakan ‘dalang’ yang dapat memberikan informasi yang dipantau oleh KopeLion, sebuah NGO konservasi Tanzania yang didukung oleh Panthera.

Foto-foto itu diambil pada hari Selasa dan Hunter mengatakan bahwa, pada Kamis, Nosikitok telah kembali ke tempat asalnya yang dekat dengan tempatnya menyusui seekor bayi harimau bintang:

“Jadi kami tidak yakin apa yang sedang terjadi sekarang.”

“Mungkin induk macan tutul menitipkan anaknya sebagai perawatan harian bagi induk singa, kami masih tidak tahu,” katanya.

Para ilmuwan tidak dapat menjelaskan kejadian itu; Bintik-bintik khas bayi harimau jelas membuktikan bahwa dia bukan singa.

Jika dikurung dalam area yang sama, predator ini dapat saja berteman dengan spesies pemakan daging yang lain.

Tetapi di alam liar, mereka adalah musuh yang nyata dan seringkali bersaing satu sama lain.

Tapi mungkin di dalam kasus ini induk singa itu juga memiliki bayi seperti anak macan tutul ini.

Dia mungkin sudah siap untuk menjaga anak kecil hewan yang sama spesies dengannya (spesies kucing).

Anak macan tutul yang disususinya itu kebetulan sebaya dengan anaknya serta mungkin memiliki fisik yang sama dengan anaknya sendiri. (asr)

Sumber : National Geographic

Share

Video Popular