Erabaru.net. Ini adalah cerita seorang karyawan yang memiliki kebiasaan suka menutup diri. Tak sepenuhnya dia dengan teman-teman sekantornya membuka komunikasi lebar-lebar.

Namun demikian karyawan adalah sosok rajin dan menyelesaikan seluruh pekerjaannya.

Ketika suatu ketika, dia memiliki permintaan dengan bosnya, hal tak terduga terwujud juga datang dari rekan-rekannya.

Berikutnya ceritanya lebih lengkap :

Setelah lulus kuliah, aku bekerja di bagian administrasi pada sebuah perusahaan ekspor-impor.

Pekerjaanku sehari-hari adalam mengetik, fotokopi, membereskan dokumen.

Aku bekerja keras menuntaskan semua pekerjaan dan tanggungh jawabku agar dapat bertahan hidup di kota ini.

Karena sifat ku yang pemalu dan cenderung menutup diri, tidak suka bertingkah (mencari perhatian), sering kali tidak mau bicara di kantor.

Aku jarang ngobrol dengan teman kerja, mereka juga tampaknya sedikit sungkan dan mencoba menjaga jarak denganku.

Suatu hari, ayahku menelpon, katanya ia ingin datang dan tinggal di tempat ku beberapa hari.

Sebenarnya, aku tahu, ayahku hanya ingin melihat bagaimana kehidupanku disini, tinggal dimana? Lingkungan kerja seperti apa? Sudah punya pacar atau belum ?

Ibuku sudah meninggal lebih awal, tinggal ayah yang membesarkanku seorang diri.

Dalam ingatanku semasa kecil, aku selalu terbayang ayah memboncengku dengan sepeda ontelnya sambil berjualan tahu di sepanjang jalan.

Share

Video Popular