Erabaru.net. Sering kita dengar berita tentang peredaran makanan yang tak layak dikonsumsi.

Makanan yang diolah dari bahan-bahan yang tak semestinya ataupun menggunakan pengawet berlebihan bahkan menambah obat-obatan yang berbahaya untuk kesehatan.

Berikut ini beberapa kasus tentang makanan berbahaya yang diproduksi, dijual/ komersil yang pernah terjadi di berbagai belahan dunia.

Ilustrasi razia produk olahan daging. (Internet)

Mungkin dengan mengetahui kejadian ini, kita bisa semakin cermat, teliti dan waspada dalam membeli dan mengkonsumsi makanan.

Simak selengkapnya hanya di erabaru.net. Semoga bermanfaat.

1. Panjk.com: Teh susu campuran terkena radiasi kandungan logam berat yang dapat menyebabkan kemandulan.

Teh susu yang dibuat atau diolah dengan krimer ( Non-dairy creamer-produk pengganti susu), bukan dengan susu segar itu adalah rahasia yang diungkap oleh ahli dalam bidang teh susu.

Menurut penuturan ahli terkait, bahwa dalam proses pembuatan krimer, produsen tidak menggunakan susu setetes pun.

Asam lemak trans yang terkandung dalam krimer itu mengandung logam berat, yang berdampak buruk terhadap kesehatan manusia.

Rentan menyebabkan penyakit jantung koroner, diabetes, kanker dan penyakit lainnya, selain itu juga dapat menyebabkan kemandulan.

2. Kasus daging kambing palsu yang dilaporkan ttv.com.tw.

Dari hasil investigasi, polisi pun menggerebek kasus pengolahan daging kambing palsu.

Pelaku menyulap atau menjadikan daging tikus sebagai daging kambing.

Sejak 2009, sebuah geng kriminal besar membuat dan menjual daging kambing palsu.

Mereka membeli produk daging olahan daging hewan seperti rubah, mink, tikus dan hewan semacamnya yang belum atau tidak lolos inpeksi dari badan karantina resmi.

Daging olahan itu diberi tambahan gelatin, carmine, nitrat dan sebagainya yang dipalsukan sebagai daging kambing.

Daging itu kemudian dijual atau dipasok ke pasar-pasar petani di berbagai daerah.

Kasus pemalsuan tersebut dipekirakan mencapai lebih dari 10 juta yuan atau setara puluhan miliar rupiah.

3. Taiwan financial news: Pabrik di Tainan, Taiwan memproduksi rol daging kambing, sapi beracun dari daging bebek murahan dengan kandungan nitrit melebihi 2.000 kali.

Di pabrik pengolahan daging di Tainan,Taiwan ini polisi menyelidiki kasus daging kambing dan sapi beracun yang diproduksi pabrik ini.

Membuat rol daging kambing, sapi beracun dari daging bebek yang murah meriah. (Internet)

Ruangan di pabrik ini penuh dengan aroma yang menusuk hidung.

Para pekerja mengolah rol daging kambing dan sapi dari daging bebek murahan dan lemak kambing serta bahan campuran lainnya yang diberi aditif.

Dari hasil pengujian, kandungan nitrit dari roll daging kambing atau sapi yang diolah pabrik tersebut melebihi 2.000 kali dari standar.

Daging olahan pabrik itu menjadi makanan matang kemasan yang sangat rentan menyebabkan E. coli.

4. Liputan set.tv.com.tw: Guangzhou mengeluarkan peringatan paling ketat pada konsumen: “Jangan membeli paket makanan kemasan apapun!”

Internet

Biro Kota Perindustrian dan Perdagangan Guangzhou mengeluarkan peringatan keras: “Sebisa mungkin untuk tidak membeli paket makanan dalam kemasan.”

Hasil sampling divisi perdagangan menemukan, bahwa makanan matang dalam kemasan yang tidak memenuhi standar sangat umum, toko-toko kecil yang berjejer di pinggir jalan itu tidak dapat dipercaya.

Demikian juga dengan supermarket besar dan terkenal, juga bermasalah, dan semuan masalahnya terletak pada Escherichia coli atau E.coli yang rentan menyebabkan pathogen dan sejenisnya.

5. Liputan ettoday.net: Hamburger yang disimpan selama 14 tahun masih utuh seperti semula.

Melansir siaran 24 jam ettoday.net news: Seorang pria Amerika mengambil Hamburger yang telah disimpannya selama 14 tahun.

Ia lalu mengirim ke program makanan sehat suatu produk untuk mengidentifikasi kandungannya.

Ternyata memang mengandung banyak bahan pengawet, yang jelas sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Dihimbau kepada teman-teman yang suka menikmati makanan seperti ini sebaiknya hindari demi kesehatan jangka panjang.

6. Changjiangtimes.com: Yakin yang anda makan itu adalah daging sapi?

Melalui pengujian profesional, bahwa ada 50% dari 80% produk dari olahan daging sapi itu sama sekali bukan diolah dengan daging sapi!

Ilustrasi. (Internet)

Sumber dari dalam mengungkapkan, bahwa daging olahan itu terbuat dari daging babi yang ditambahkan natrium nitrit dan pewarna!

Aroma daging babi betina tua terasa amis, karena itu perlu diracik dengan suatu “bahan” khusus.

Sebuah dealer mengungkapkan dengan terus terang bahwa harga satuan sekitar 35 ribu yang katanya daging sapi itu pada dasarnya adalah palsu. (jhony/rp)

Sumber: coco01.net

Share

Video Popular