Erabaru.net. Pada tahun 2011, seorang wanita dituduh atas sebuah tindakan kejahatan, yaitu melempar anjingnya yang dibungkus kantong plastik ke saluran sampah dengan kejam!

Ajaibnya, anjing itu ditemukan dalam kondisi selamat oleh petugas pemeliharaan!

Seekor anak anjing berusia satu tahun sengaja dibiarkan mati setelah ia dilemparkan ke saluran pembuangan sampah.

Untungnya, hanya beberapa detik sebelum sampah dihancurkan, salah seorang petugas setempat melihat anjing itu, dan menyelamatkannya.

Perlakuan yang tidak manusiawi dan kejam ini menyebabkan anjing ini menanggung banyak kesakitan dan siksaan.

Setelah dicampakkan dalam plastik selama seminggu, tubuhnya kurus kering, dan hampir mati.

Anjing itu kemudian dibawa ke Associated Humane Societies di New Jersey, AS. Karena saat itu bertepatan dengan jatuhnya hari St. Patrick, maka anggota asosiasi tersebut menamai anjing ini dengan namanya, Patrick.

Agar bisa bertahan, Patrick harus menjalani transfusi darah, karena beratnya hanya 8,6 kg saat dia ditemukan. Mereka juga meragukan apakah dia bisa bertahan hidup semalaman.

Tapi beruntungnya, Patrick mampu melalui masa-masa kritisnya.

Kemudian, anjing yang lemah ini memiliki suhu tubuh sangat rendah, sehingga ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Spesialis Hewan di Tinton Falls, di mana ia akan menerima terapi fisik dan perawatan intensif.

Patrick sangat lemah sehingga para perawat mengira bahwa anjing tersebut adalah sebuah keajaiban, karena bisa bertahan hidup hingga kini walaupun kondisinya memprihatinkan.

Proses pemulihan Patrick menarik perhatian media utama tahun itu. Ketika orang mengetahui keadaannya, banyak orang yang menaruh simpati terhadap anjing itu.

Berkat dukungan orang-orang baik dan staf perawat di Rumah Sakit Spesialis Hewan, kesehatan Patrick dapat membaik secara bertahap.

Berat badannya mulai bertambah, dan ia pun mendapatkan kembali bulu indahnya dan juga kepercayaannya pada manusia!

Butuh waktu setahun bagi Patrick untuk kembali ke Associated Humane Societies. Ia pun diadopsi dan dirawat disana.

Setelah pulih, Patrick menemukan tuannya yang baru, dan akan tinggal bersama Patricia Smillie-Scavelli, pegawai Rumah Sakit Spesialis Hewan selamanya.

Meskipun Patrick telah melewati cobaan yang mengerikan itu dan menjalani perawatan untuk menyembuhkan bekas luka emosionalnya, dia masih takut pada orang asing, menurut Patricia.

Meski begitu, “Dia benar-benar mencintai saya dan keluarga saya,” kata Patricia kepada Irish Central .

“Dia sering naik ke pangkuan saya, karena ia lebih suka duduk disini daripada berbaring di lantai. Dia juga suka tidur di tempat tidur kita di malam hari, bersama dengan kucing peliharaan saya. ”

Kisha Curtis, 29, dari New Jersey, pemilik pertama yang begitu kejam dalam memperlakukan Patrick, didakwa atas dua tindakan criminal, yang membuatnya harus mendekam di balik jeruji besi.

Dari kisah ini, kita bisa mengetahui bahwa hewan ternyata bisa merasakan rasa sakit dan cinta seperti halnya manusia.

Semua makhluk hidup di bumi ini patut dihormati dan mendapatkan belas kasih.

Foto-foto kredit: Imgur | Kisah Patrick .

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular