Erabaru.net. Lenyapkanlah diskriminasi dengan sentuhan cinta dan kasih sayang. Ada banyak “Pelaku Cyber-Bullying”di dunia.

Mereka berkomentar semaunya di internet tanpa etika yang santun, menyerang orang lain, jelas-jelas mereka menyadari kata-kata kasar itu dapat menusuk perasaan.

Namun tetap saja dengan semaunya menulis kata-kata seperti orang yang tak bermoral.

Baru-baru ini, Lietuvos žmogaus teisių Centras, sebuah organisasi yang kemanfaatannya terutama untuk masyarakat umum di Lithuania, mengadakan sebuah eksperimen sosial.

Mereka berpura-pura mengundang orang untuk wawancara.

Mereka mengatur seorang pekerja asing kulit hitam/ negro menyamar sebagai salah satu dari peserta wawancara.

Pria negro itu nampak duduk sambil fokus mengoperasikan notebooknya.

Lalu dia meminta bantuan orang-orang untuk menerjemahkan komentar di facebook.

Komentar itu bernada diskriminasi dan rasis.

Apa reaksi mereka mengetahui teks bernada diskriminatif, rasis itu?

Internet

Pekerja asing ini pura-pura tidak paham bahasa/ tulisan Lithuania, ia pun meminta bantuan orang yang lewat untuk menerjemahkan komentar di Facebook.

Internet

Tampak dari kamera tersembunyi ada yang tak tahan meminta maaf kepadanya sambil meneteskan air mata.

Sumber boMb01.com

Jarang ada orang yang mau langsung menerjemahkan/mengutarakan kata-kata rasis yang sangat menusuk perasaan itu.

Mereka terlihat enggan menyampaikan terjemahan bernada rasis, dan bahasa serta teks tulisan dapat menyebabkan hatinya terluka.

SS Youtube.

Para “Pelaku Cyber-Bullying” tidak peduli dengan perasaan orang lain, mereka menjadikan bahasa atau teks tulisan sebagai senjata, menciptakan luka yang dalam secara batin.

Jaringan virtual ini sepenuhnya telah memperlihatkan sisi gelap dalam hati orang-orang.

Organisasi “Lietuvos žmogaus teisių Centras” berharap agar semua orang yang disebut manusia bumi ini bisa saling menghormati dan menghargai, mengakhiri kekerasan online, jangan dikarenakan kesenangan sesaat lalu melukai perasaan orang lain.

Nah, mari kita saling hormat menghormati, hidup ini terlalu singkat hanya untuk saling melukai, pererat tali persaudaraan tanpa diskriminasi.

Setetes kebaikan apa pun dapat menjadi selaksa berkah bagimu.

Ingat, hanya nama baik seseorang yang selalu dikenang setelah berpulang kepada-Nya.

Tonton videonya di bawah ini untuk mengetahui isi komentar rasis itu dan ekspresi sedih orang-orang yang menterjemahkannya.

(jhony/rp)

Sumber: coco01.net

Share

Video Popular