Erabaru.net. Meskipun kanker menggerogoti sebagian besar organ tubuh pria ini, dia tetap ingin menepati janjinya saat dia melamar tunangannya, meskipun ia tahu bahwa itu mungkin adalah hal terakhir yang akan dia lakukan.

Raul Hinojosa, atau biasa dikenal dengan nama “Tiny,” melamar kekasihnya, Yvonne Lamas, pada 2007 silam.

Namun sayangnya, Raul menderita kanker cukup parah, hingga membuat ia dirawat di rumah sakit.

Dengan harapan bisa mewujudkan pernikahan tersebut, Tiny harus menunda hari besar mereka karena mereka harus menabung biaya pernikahan.

Pernikahan tentu diperlukan banyak uang untuk menggelar pesta pernikahan mewah.

“Dia bertekad memberi saya pesta pernikahan terbaik,” kata Yvonne kepada CNN.

Sumber: Facebook | Mija lama

Hari-hari berlalu, kondisi Tiny pun kian memburuk, hingga ia tak mampu beranjak dari ranjang tidurnya.

Seorang pendeta rumah sakit tersebut akhirnya mengabulkan permintaan Tiny yang sekarat.

Tiny menjawab, “Saya ingin menikahinya.”

Walaupun penuh kesulitan, Tiny ingin memenuhi sumpahnya pada tunangannya yang sudah lama mendampinginya selama ini, Yvonne.

Pihak rumah sakit dan keluarganya pun segera terjun untuk membantu mewujudkan keinginan Tiny.

Para juru masak di rumah sakit membuat kue pernikahan, pihak keluarga membelikan gaun pengantin untuk Yvonne.

Para hadirin banyak yang meneteskan air mata saat prosesi pernikahan mereka selama 72 jam.

Apalagi setelah mengetahui keadaan menyedihkan yang harus dirasakan pasangan tersebut.

Upacara pernikahan yang pedih itu dapat berlangsung di rumah sakit.

Tiny, yang mengenakan jas dari direktur rumah sakit, berbaring di ranjang rumah sakit, menunggu belahan jiwanya datang.

Yvonne, yang mengenakan gaun pendek berwarna putih, memegang seikat bunga, saat dia berjalan menyusuri lorong darurat kamar rumah sakit, bersama ayahnya di sampingnya.

“Ketika saya berjalan menyusuri lorong dan melihat dia mengenakan jas, dia hanya menarik napas. Dia sangat tampan. Benar-benar tak ternilai harganya,” kata Yvonne.

Ayah Yvonne pun menyerahkan anaknya kepada Tiny yang sudah resmi menjadi suami anaknya.

Sumber: Facebook | Mija lama

“Saat Tiny didiagnosis menderita penyakit ini, Yvonne berjanji bahwa dia tidak akan pernah meninggalkannya. Dia akan bersamanya. Mereka akan melakukan ini bersama-sama,” kata pendeta tersebut.

Ketika pendeta meresmikan hubungan mereka sebagai suami istri, seluruh para tamu bertepuk tangan.

Tiny mencium pengantin perempuannya yang cantik untuk terakhir kalinya.

Sumber: Facebook | Mija lama

Sayangnya, waktu mereka bersama sebagai suami istri tidak bertahan lama. Selang 36 jam kemudian, Tiny menghembuskan nafas terakhirnya.

Sumber: Facebook | Yvonne Lamas

Meskipun Tiny sudah tiada, Yvonne berhasil menandatangani surat kematian almarhum suaminya sebagai Yvonne Hinojosa.

Sungguh pernikahan yang mengharukan sekaligus pahit. Namun, tetap saja ada hikmah dibalik kisah pilu ini.

Janganlah menunggu untuk menyampaikan perasaan Anda kepada seseorang yang Anda cintai, atau Anda akan menyesal karena semuanya sudah terlambat!

Tonton video pernikahan mereka berikut ini.

DYING WISH GRANTED: Raul Hinojosa, known by his family and friends as Tiny, wanted one last thing before he passed from his leukemia: to marry his fiancee, Yvonne. Last week, Tiny's wish was granted, and a ceremony was held in his Texas hospital room. Family members tell us Tiny passed away the next day. MORE: http://www.fox29.com/news/224370982-storyCourtesy: Domingo Rodriguez via Storyful

Posted by FOX 29 on Sunday, December 18, 2016

(intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular