Erabaru.net. Anjing malang ini ditinggalkan dan ditelantarkan di jalanan saat ia masih bayi. Ketika dia ditemukan oleh seseorang, kondisinya sangat memprihatinkan.

Untungnya, ia segera dilarikan ke klinik dokter hewan yang hebat dan mendapatkan rumah baru yang penuh cinta.

Kini kondisinya berangsur membaik, dan ia dapat menikmati kehidupan anjing yang semestinya.

Ketika Watkins, seekor bayi anjing ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan dan mencengangkan penemunya.

Bagaimana tidak, ia ditemukan dalam keadaan tidak berambut, sakit, kelaparan, dan kulitnya tampak seperti terbakar habis, yang mana setelah diidentifikasi ia menderita penyakit kudis Demodex yang serius.

Anjing kecil ini hampir mati.

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Untungnya, Watkins ditemukan oleh seorang wanita bernama Stephanie Smith-Justus, presiden Buchanan County Humane Society.

Untungnya, ada dokter hewan yang tinggal di dekat tempat tinggalnya. Sehingga Stephanie pun segera membawa Watkins ke dokter hewan tersebut, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kondisi kulitnya cukup parah, bahkan saat kami mencoba menyentuhnya, ia merintih kesakitan, “tulis Stephanie dalam postingan Facebook-nya.

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Dia menulis: “Pada tanggal 7 Mei 2015, Watkins ditemukan. Sebelum tanggal ini, kita tidak tahu apa-apa tentang dia.

Dia ditemukan oleh tetangga saya yang kebetulan lewat, dan terkejut saat menemukan anjing tersebut karena kondisinya yang cukup mengenaskan di jalanan.’

Langsung saja, saya beserta suami pergi mencarinya. Ia ditemukan di jalanan tempat tinggal kami.

Menurut dugaan kami, dia sepertinya sengaja ditinggalkan disana. Kata-kata pertama yang diucapkan suami saya adalah, ‘Dia (orang yang menelantarkan anjing tersebut) tidak akan berhasil dan akan menyesal’,”tulisnya.

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Ketika Watkins dibawa ke klinik hewan, para dokter mengkonfirmasi keadaannya yang buruk.

“Dr. Rasnake mendiagnosis bahwa ia terkena penyakit Demodex, sejenis kudis yang diwariskan dari ibunya. Dia menderita kekurangan gizi dan mengalami dehidrasi parah,” tulisnya.

“Dia juga memiliki infeksi di mata, ginjal, telinganya, dan infeksi bakteri pada kulitnya, yang menyebabkan anjing ini kehilangan setiap bulu di tubuhnya.

Dia terus kehilangan cairan dan berat badan. Dia dirawat di ICU selama lebih dari 50 hari. ”

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Proses penyembuhan Watkins memakan waktu yang cukup lama dan penuh tantangan. Watkins jarang makan.

Bagaimana tidak. Saat di rontgen mnggunakan sinar-X, dia memiliki usus bengkok dan membutuhkan operasi.

Setelah operasi, ia makan sedikit tapi beberapa lama kemudian dia berhenti makan lagi.

Ia menjalani serangkaian operasi yang cukup banyak untuk memasang tabung makanan dalam perutnya, namun berat badannya terus menurun dan kondisinya tak kunjung membaik.

Watkins kemudian dilarikan ke klinik ahli gizi dan dokter hewan ortopedi. Mereka merawatnya selama 6 hari dan kemudian mengirimnya lagi ke Dr. Rasnake, untuk menjalani perawatan lanjutan.

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Berat badan Watkins turun dari 14,5 kg menjadi hanya 7,7 kg.

Stephanie berkata, “Ini adalah saat yang menakutkan. Dia terus dirawat di unit ICU di klinik Dr. Rasnake.

Watkins berjuang keras untuk tetap hidup. Ia juga mendapatkan ribuan doa dari orang-orang. Beberapa hari kemudian, akhirnya dia mulai makan dan para dokter memutuskan untuk menarik tabung makanannya keluar.

Maka sekali lagi, Watkins harus menjalani operasi lain untuk menghilangkan tabung makanan berbentuk “balon” di dalam perutnya.

Kesembuhannya benar-benar jauh dari dugaan para dokter, dan membuat mereka lega. Kondisinya pun berangsur membaik.”

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Akhirnya, setelah lebih dari 2 bulan di ICU, dia diperbolehkan untuk pulang. Dia masih harus melakukan kunjungan rutin di klinik dokter hewan, tapi sekarang kondisinya jauh lebih baik dari pertama kali ia ditemukan di jalanan.

Dia belajar bermain dengan anjing serta berinteraksi dengan orang lain.

Walaupun kondisinya telah pulih, Watkins masih sering mudah lelah, terutama saat panas.

Kini berat badan Watkins bertambah berat hingga mencapai 17,2 kg, nafsu makannya juga muncul kembali.

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

Setelah pulih, Watkins mulai menikmati hidupnya seperti anjing-anjing lainnya. Dia memiliki kegiatan favorit untuk dilakukan dengan teman-teman anjingnya.

“Dia suka menumpuk selimut dan boneka udang agar ia bisa tidur dengan nyaman. Dia merasa senang ketika kami mengatakan kepadanya bahwa dia akan pergi ke “dokter.”

Ketika kami membawanya ke klinik, dia selalu senang bertemu dengan staf dan Dr. Rasnake,” ujar Stephanie.

“Dia ingat di mana ruangan dokternya dan mereka ia menjalani perawatan seorang diri. Dia suka berkuda di mobil, bermain dengan anak-anak, dan merasa gembira terhadap pemberian makanan dan mainan dari masyarakat saat dia masih sakit.

“Dia anak anjing yang bahagia dan lebih pintar daripada anjing rata-rata. ”

© Facebook | Watkins – Buchanan County Humane Society

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular