Erabaru.net.Bagi sebagian anggota DPR RI dan stafnya, keberadaan kucing berwarna putih di Gedung Nusantara I Komplek Senayan, Jakarta, sudah tidak asing lagi.

Sang kucing yang biasa dipanggil “Siroh” ini sering terlihat antri bersama mereka naik lift ke lantai atas gedung tempat berkantornya para wakil rakyat.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (foto : Fadjar/Erabaru.net)

Dalam sehari, kucing itu bisa naik turun sampai beberapa kali.

Uniknya kucing lucu ini bisa tahu kemana tempat tujuannya, di mana dia biasa tidur atau menaruh anaknya.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (foto : Fadjar/Erabaru.net)

Kalau ada orang yang memencet nomer lift di lantai tujuannya, dia ikut ke luar.

Sebaliknya jika tidak ada yang memencet nomer lantai tujuannya, ia akan sabar mengulangi turun dan naik lagi dari awal.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (foto : Fadjar/Erabaru.net)

Tingkahnya itu yang membuat para pengguna lift di gedung DPR ini merasa terhibur.

“Lucu aja sering lihat kucing ini ikut ngantri bersama kami naik lift. Dan anehnya dia bisa ke mana lantai tujuannya,” ujar Dara, staf anggota dewan di lantai 17.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (foto: Fadjar/Erabaru.net)

Menurutnya, ia merasa terhibur dengan tingkah laku kucing yang menggemaskan itu.

Berdasarkan penjelasan anggota pengamanan dalam (Pamdal)  DPR RI  Endang, Siroh sudah sekitar 4 tahun tinggal di lingkungan parlemen.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (foto : Fadjar/Erabaru.net)

“Sudah lama dia disini, sekitar empat tahunan. Kucing itu seringnya tinggal di lantai 23 dan 3. Bahkan sudah melahirkan beberapa kali, ada empat kali,”  tutur Endang kepada Erabaru.net beberapa waktu lalu.

“Tapi anehnya anak-anaknya hilang begitu saja tak jelas rimbanya,” lanjutnya.

Kucing yang dikenal bernama Siroh di Gedung DPR RI (Foto : Fadjar/Erabaru.net)

Sejauh ini keberadaan kucing berwarna putih ini  dianggap belum mengganggu kenyamanan para penghuni kantor di gedung Nusantara I, sehingga dibiarkan begitu saja.

Sampai saat ini kucing itu masih bebas berkeliaran, berpindah tempat dari satu lantai ke lantai lainnya,  beranak pinak  dan menjadi hiburan tersendiri bagi mereka yang berkantor di gedung parlemen.

(fadjar/asr)

Share

Video Popular