Erabaru.net. Benar-benar aneh dan membingungkan! Suami yang mabuk dan tidur sepanjang malam di lengan isterinya ini, tak disangka tewas begitu saja keesokannya, sementara lengan sang isteri diamputasi ! !

Pada suatu hari Sekitar jam 2 siang di ruang operasi Yiwu Chouzhou Hospital, Tiongkok staf medis melakukan pembedahan.

Saat itu dokter sedang membedah lorong karpal (kondisi yang menyebabkan jari tangan mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri) dan kompartemen pada lengan kanan pada nyonya Lee, pengecekan radial arteri (di pergelangan tangan) dan operasi lainnya.

“Terlalu lamanya pasokan darah yang tidak mencukupi pada siku penderita, kematian pada jaringan tulang karena kurangnya suplai darah pada anggota tubuh, sehingga harus diamputasi,”tulisan laporan media.

Ketika dokter mengatakan kondisinya kepada keluarga pasien, kakak laki-laki pasien memohon pada dokter agar mencari solusi lain, semaksimal mungkin mempertahankan lengan adiknya.

Namun, dokter mengatakan bahwa mereka sudah berupaya semaksimalnya, lengan kanan nyonya Lee tetap tak bisa dipertahankan.

Menurut sumber, nyonya Lee (33), membuka usaha barbekyu bersama Mr.Wang suaminya di sekitar kawasan kota Yiwu, Zhejiang, Tiongkok.

Malam sekitar jam 6 waktu setempat, Mr. Wang dan teman-teman berkumpul bersama, namun, Wang yang tidak kuat (cepat mabuk) minum minuman keras, malam itu minum terlalu banyak.

Kemudian di antar pulang oleh temannya, saat itu Mr. Wang sudah mabuk berat.

Melihat suaminya mabuk berat, isterinya kemudian segera memapahnya ke tempat tidur, karena takut suaminya menggigil dingin pasca mabuk, ia pun tidur di sampingnya untuk menghangatkan tubuh suaminya.

Agar supaya suaminya bisa tidur sedikit lebih nyaman, ia pun mengalaskan lengan kanannya di bawah kepala suaminya, dan mereka pun tidur sambil berpelukan sepanjang malam itu.

Sekitar jam 8 keesokan paginya, Lee terkejut melihat siku kanan dan jari tangannya bengkak ketika siuman, kulitnya membiru dan bergelembung.

Kemudian ia mendorong suaminya dengan tangan kirinya, tapi lagi-lagi ia terkejut ketika merasakan tubuh suaminya dalam keadaan kaku dan dingin, lalu ia menyentuh lubang hidung suaminya dan tak disangka sudah tidak bernapas.

Sontak saja ia pun segera menghubungi telepon darurat 110. Tak lama kemudian, mereka dibawa dengan mobil polisi ke ruang gawat darurat di rumah sakit Chouzhou, Tiongkok.

“Saat di bawa ke rumah sakit, lengan kanan hingga sikunya telah mati rasa, jika tidak segera diamputasi, akan rentan menyebabkan racun di dalam tubuhnya itu membahayakan anggota tubuhnya, akan terjadi syok, gagal ginjal akut, bahkan mengancam jiwa.”

Dokter spesialis setempat menyarankan anggota keluarga Lee segera membuat keputusan, sementara pihak rumah sakit telah menyiapkan prosedur pra-operasi pemotongan lengan, dan akan segera melakukan ampuasi begitu menandatangani surat persetujuan.

Dokter menyarankan kepada masyarakat, sebaiknya jangan tidur beralaskan lengan dalam waktu lama, karena rentan mempengaruhi aliran darah.

“Masalahnya mungkin tidak begitu serius jika sering digerakkan sambil menyesuaikan pose anggota badan, namun sebaliknya jika lengan selau ditekan dalam keadaan statis.”

“Lama kelamaan akan terjadi gejala kesemutan atau mati rasa, atau pegal, ini menunjukkan iskemia atau kurangnya pasokan darah ke bagian lengan/siku.”

Adapun mengenai Mr. Wang, suaminya itu apakah tewas karena mabuk dan rincian mengenai proses terjadinya insiden terkait, saat ini masih sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwajib setempat.

(joni/asr)

Sumber : woo22.com

Share

Video Popular