Erabaru.net. Saat wajah ditumbuhi jerawat, ada yang langsung memencetnya dengan tangan.

Mereka merasa bintik jerawat yang menyebalkan itu sudah sembuh begitu melihat percikan nanah/darah kental sudah pecah.

Namun, seorang remaja AS nyaris buta hanya karena satu tindakan kecil ini, bahkan berisiko kehilangan nyawanya.

Beberapa bulan yang lalu, di antara alis wajah Katie Wright tumbuh sebiji “jerawat”.

Sumber: Twitter Katie Wright

Karena merasa sakit dengan “jerawat”yang bertengger di antara alis wajahnya, ia pun memencetnya.

Namun, tak disangka, satu jam kemudian, wajahnya mulai bengkak dan sakit sekali.

Ia merasa ada sesuatu yang akan segera meledak dari kulitnya.

 

Kemudian, Katie bergegas ke rumah sakit untuk periksa.

Dari hasil pemeriksaan, dokter setempat mengatakan bahwa bintik merah di antara alisnya itu bukan jerawat, melainkan selulitis parah yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, dan telah menginfeksi lapisan kulit dalam.

Menurut keterangan dokter, karena peradangan di wajah Katie, sehingga sangat berisiko akan menyebar ke otak atau mata, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, bahkan mengancam nyawa jika serius.

Kemudian dokter segera menyuntikan antibiotic pada Katie, dan selama proses terapi, Katie masih dinyatakan kritis karena reaksi alergi dari obat.

Untungnya, luka di bagian wajah Katie akhirnya sembuh, bukan hanya tidak buta, tetapi juga telah mengembalikan wajah mulusnya.

Katie kemudian menemukan, infeksi serius di wajahnya itu mungkin berasal peralatan make-upnya.

Menurutnya dia tidak pernah membersihkan sikat/kuas alisnya, sehingga mengandung banyak bakteri yang terakumulasi dalam jangka waktu panjang.

Jadi tidak tertutup kemungkinan menyebabkan infeksi yang berbahaya ini.

Katie menduga kuas alisnya itu adalah biang keladi yang menyebabkannya infeksi. (Foto dikutip dari Pixabay)

Beberapa waktu lalu juga ada kejadian serupa di Tiongkok.

Seorang remaja bermarga Li, dimana karena memencet jerawat di wajahnya, menyebabkan Staphylococcus aureus meresap ke darahnya melalui bekas lukanya.

Lalu meresap juga ke paru-paru, dan menyebabkan bagian paru-parunya ditumbuhi hampir 20 abses (penimbunan nanah).

Selain itu juga demam tinggi hingga 40 derajat, kemudian segera dilarikan ke rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa dari alis ke hidung di kedua sisi ini adalah “Area segitiga berbahaya.”

Dihimbau jangan sekali-kali sembarangan memencet jerawat di sekitar area ini.

Jika tidak, besar kemungkinan akan menyebabkan infeksi bakteri, dan bakteri ini juga akan meresap ke organ mengikuti aliran darah.

Dokter menyarankan sebaiknya tunggu jerawatnya sampai matang baru “disingkirkan.”

Hal itu bukan hanya bisa terhindar dari infeksi, tetapi juga tidak akan meninggalkan bekas luka. (jhony/rp)

Sumber: happytify.cc

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular