Erabaru.net. Seorang wanita merencanakan acara pertunangannya sekaligus menjadi pertemuan keluarga terakhir untuk kakek neneknya yang tengah sekarat!

Angi Grippo merasa sedih karena kakek buyutnya divonis akan segera meninggal.

Ia pun melaksanakan permintaan kakeknya yang berusia 92 tahun itu untuk mengadakan acara pertunangan di pantai.

Kakeknya itu adalah seorang veteran Perang Dunia II.

Angi juga mengundang empat generasi keluarga ke acara pertunangan sekaligus reuni terakhir dengan kakeknya.

© Facebook | Love What Matters

Angi juga mengundang neneknya yang berusia 85 tahun, yang menderita kanker stadium empat.

“Mereka menginginkan semua orang di sana bersama, dan melakukan perjalanan terakhir dengan kita semua. Mereka ingin melihat pemandangan pantai bersama kita dan bisa memberi kita sebuah pelukan dan ciuman terakhir,” kata Angi kepada Inside Edition sambil menangis.

© Facebook | Love What Matters

Angi dan saudara lainnya juga membuat sebuah kejutan spesial untuknya yang di simpan di tempat pertemuan itu.

“Saya tak bisa menyembunyikan kesedihan. Aku berbalik dan melihat kakek saya. Dia menangis dan itu membuat saya semakin sedih,” katanya.

© Facebook | Love What Matters

Dia mengira kakeknya akan berlarut dalam kesedihan, sampai ia melihat kekasih Angi bernama Toby, berlutut di sampingnya dengan cincin berlian di tangannya.

“Saya merasa seperti tidak bisa bernapas. Saya sangat terkejut saat ia melamar saya di depan seluruh keluarga, dan itu sangat berarti bagi saya,” ujarnya.

© Facebook | Love What Matters

Setelah dia memberi tahu Toby betapa hancurnya dia mengetahui bahwa kakek dan neneknya tidak akan bisa melihat mereka berjalan di pelaminan, Toby mulai beraksi dan merencanakan sebuah lamaran mengejutkan di depan keluarga besarnya.

Dengan cara ini, kakek nenek Angi setidaknya bisa tahu bahwa dia akan segera menikah.

© Facebook | Love What Matters

Sebelum merencanakan liburan ini, Angi berkata pada dirinya sendiri, “Mari kita coba untuk membuat liburan terbaik bagi mereka.”

Atas usul tersebut, dia berkata, “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya berpikir bahwa kita semua akhirnya bisa berkumpul bersama.”

© Facebook | Love What Matters

“Bagi mereka, ini adalah momen yang paling membahagiakan dalam hidup mereka, karena mereka sadar bahwa mereka tidak akan bisa datang ke pesta pernikahan saya suatu hari nanti, dan saya mungkin merasa sangat berat hati. Rasanya ini seperti momen dimana tak ada orang lain di dunia ini, hanya ada saya, Toby dan kakek nenek tercinta,” tambahnya.

© Facebook | Love What Matters

Setelah menyaksikan lamaran tersebut, ibu Angi, Doris, membagikan sebuah pesan kepada anaknya.

“Jangan menunggu sampai menit terakhir untuk melakukan hal-hal yang penting bagimu. Beritahu orang yang kau cintai. Katakan pada mereka bahwa kamu meminta maaf atas kesalahanmu selama ini kepada mereka. Rencanakanlah perjalanan berharga bersama mereka!”

“Carilah pekerjaan baru jika pekerjaan lama membuatmu sengsara. Kejarlah gairah dan impian hidupmu. Dan jangan lupa, kunjungilah kakek-nenekmu selagi mereka masih ada!” tambah Doris.

Tonton video di bawah ini!

(intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

 

Share
Tag: Kategori: Headline VIDEO

Video Popular