Erabaru.net. Setiap hari sejak TK, gadis ini selalu membawa kotak makan siangnya yang berisi jeruk yang telah dikupas oleh ayahnya. Namun, pada hari terakhir ia bersekolah di SMA, dia menemukan dua jeruk yang tidak dikupas di dalam tasnya, dengan sebuah catatan dari sang ayah…

Memang, tidak mudah menjadi orangtua tunggal, apalagi mereka harus berjuang sendiri membesarkan anak.

Walaupun berat, para orangtua tunggal akan tetap selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka, termasuk untuk mengirimkan “malaikat kecil” mereka ke perguruan tinggi.

Dan inilah kisah Tom Sullivan, ayah tunggal dari Tacoma, Washington, yang mengalami masa-masa sulit ini dengan gaya unik!

Setelah Tom memutuskan untuk bercerai dengan istrinya, dia merawat putrinya, Meg Sullivan seorang diri. Tom mulai mengupas jeruk untuk makan siang sekolah putrinya sejak dia mulai memasuki taman kanak-kanak.

Meg memberi tahu Buzzfeed , “Ayah saya mulai member jeruk yang ia kupas untuk makan siang saya hingga SMA, dan itu tidak pernah berhenti.”

“Beberapa tahun lalu keluarga saya mulai bercanda tentang bagaimana ayah saya masih melakukan kebiasaannya tersebut, padahal saya sudah berusia 17 tahun. Dia mengabaikan candaan tersebut dan terus membekali saya jeruk. ”

Tapi, suatu hari tradisi unik ini harus berakhir. Pada hari terakhir SMA-nya, dia menemukan kejutan saat ia makan siangnya. Ada dua jeruk yang tidak dikupas di dalam tasnya dan selembar catatan.

Dalam catatan tersebut, ada petunjuk tentang cara mengupas jeruk dan catatan yang bertuliskan : “Sudah waktunya, anak gadisku.”

Meg berkata, “Saya pikir itu hanyalah sebuah surat yang mengatakan ‘Selamat hari terakhir sekolah!’ atau tulisan lainnya yang menandakan aku segera mengakhiri masa sekolah, jadi ketika saya membukanya, saya tidak bisa menahan senyum.”

Kredit: Twitter | Meg Sullivan

Meski Meg menemukan bahwa catatan dari ayahnya sangat lucu, itu juga menyadarkannya bahwa dia telah memasuki masa dewasa.

“Catatan itu juga membuat saya sedih, sampai saya terus membaca berulang-ulang untuk sementara waktu. Saya merasa seperti catatan itu mengubah bab masa kecil saya dan membawa saya menuju kehidupan baru sebagai orang dewasa yang mandiri,” katanya.

Sepulang sekolah, Tom bercanda dengan Meg dan bertanya apakah dia “tahu bagaimana cara mengupas jeruk,” dan dia bilang dia berhasil mengupas jeruknya “dengan bantuan petunjuknya, tentu saja.”

Kredit: Twitter | Meg Sullivan

Tom mengatakan kepada Buzzfeed , “Ini sangat menyenangkan, tapi sungguh, ini adalah akhir bab lama dan awal dari sebuah bab baru yang berbeda, dimana ini menjadi pertanda bahwa mulai sekarang, ia harus melakukan semua hal sendiri. ”

Kredit: Twitter | Meg Sullivan

Meg adalah anak terakhir Tom yang akan pergi kuliah. Walaupun Tom harus melepaskan anaknya untuk menjalani kehidupan baru, seperti kata Meg, dia adalah ayah yang baik dan akan meninggalkan kenangan indah saat masa kecilnya dulu.

Kredit: Twitter | Meg Sullivan

Dia berkata: “Dia selalu mudah menjadi pria paling lucu dan paling peduli yang pernah saya kenal. Ini sungguh menghancurkan hati untuk meninggalkan ayah saat saya kuliah, tidak diragukan lagi. ”

Meskipun sangat memilukan bagi Meg dan ayahnya, cerita ini menyentuh begitu banyak orang dan banyak netizen yang memberikan tanggapannya di Twitter. Beberapa komentar pembaca bisa dilihat seperti berikut :

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular