(Video) Kisah Nenek 90 Tahun Merajut Tanpa Pamrih Ribuan Topi Untuk Bayi yang Baru Lahir dan Terus Ingin Melakukannya

614

Erabaru.net. Dalam beberapa tahun terakhir, Barbara Lowe seorang wanita tua yang tinggal di Mayfield Heights, Ohio, Amerika serikat, telah berkomitmen untuk merajut topi kecil dan dikirim ke bayi yang baru lahir di rumah sakit terdekat.

Meskipun sebagian besar orang tua bayi ini tidak tahu siapa yang memberikan topi ini, tetapi mereka sangat senang menerima hadiah tersebut, dan Lowe juga senang untuk terus melakukannya.

Lowe, kini berusia 90 tahun, memiliki dua anak perempuan, 11 cucu (perempuan) dan 11 cicit (perempuan). Suaminya meninggal pada tahun 2001.

Lowe mulai belajar merajut pada saat SMA, dan selama separuh hidupnya membantu orang merajut topi dan selimut, termasuk teman-teman dan kerabat, anak-anak dari putrinya yang baru lahir.

Dia sudah sangat mahir merajut topi bayi, biasanya mengambil waktu empat jam untuk menyelesaikan satu topi.

Sebelumnya ada kerabat yang menyarankan dia merayut topi bayi yang baru lahir untuk Rumah Sakit Hillcrest yang dekat rumahnya.

Mulai saat itu dia mulai melakukan hal ini, bahkan semakin merayut semakin sukacita, tidak bisa berhenti. Sejak 2009 sampai saat ini, dia telah merayut lebih dari 2.000 topi kecil untuk bayi.

Courtesy Hillcrest Hospital

Lowe mengatakan dia membeli benang wol khususbayi untuk merajut, karena tekstur yang lembut, dan memiliki banyak pilihan warna, dia bahkan merajut bunga sebagai tambahan hiasan topi.

Bayi yang baru lahir memakai topi rajutan Lowe.

(Sebuah gambar dari video)

Lowe tidak sendiri mengantar ke rumah sakit untuk memberikan topi untuk bayi yang baru lahir atau orang tua mereka, topi rayutannya dikasih melalui pihak rumah sakit, sehingga dia tidak tahu topi tersebut diberikan kepada siapa.

Michael Chuppa memegang anaknya yang baru lahir, Blake, lahir 10 Juli 2017 di Rumah Sakit Hillcrest. Baby Blake mengenakan topi rajutan yang dibuat oleh Barbara Lowe.

Tetapi, dia pernah melihat sebuah program televisi, memperkenalkan bayi ke rumah sakit tersebut, dan mereka semua mengenakan topi rajutan, yang membuat dia merasa sangat bahagia.

Dia bilang dia merasa bahwa bagi para bayi,ibu mereka memberi mereka kehidupan, itu adalah hadiah pertama, dan dia memberi mereka hadiah kedua, yaitu topi.

Courtesy Hillcrest Hospital

Meskipun Lowe telah merajut topi bayi selama beberapa tahun, tetapi sampai saat ini dia tidak ada niat berhenti melakukannya.

Sebagian karena dia suka untuk melakukannya, di sisi lain itu adalah untuk membiarkan dirinya sendiri mempunyai kesibukan, untuk menjaga vitalitas dan berpikir cepat, juga dapat melupakan rasa sakit orang tua.

Dia mengatakan: “Jika Anda berfokus pada apa yang Anda lakukan, Anda tidak akan merasakansakit lagi dan membuat hidup terasa berguna, ada yang dikerjakan, untuk membahagiakan orang lain.”

(christina/asr)

Sumber : The Epoch Times