Erabaru.net. Sebagian besar koin perak ditemukan saat “operasi penyelamatan harta karun terdalam di dunia” yang dilakukan pada September 2013.

Operasi tersebut meninggalkan sebuah plakat di dasar laut untuk memperingati pencarian tersebut, yang berbunyi: “Kami datang ke sini dengan hormat.”

Pada tanggal 4 November 1942, Kapal Uap Penumpang Inggris SS City of Cairo ditenggelamkan oleh kapal U-Nazi, di sekitar 772 km arah selatan Pulau Santa Helena di Samudera Atlantik.

Kredit: Facebook | Deep Ocean Search

Kapal uap tersebut melakukan perjalanan dari Bombay, India ke Inggris, dengan mengangkut 311 penumpang, beserta kargo berisi 100 ton koin perak, senilai £ 34 juta (sekitar USD $ 44 juta).

Diketahui, koin perak dalam mata uang Rupee itu dikirim untuk mendanai usaha Inggris dalam Perang Dunia II.

Karl-Freidrich Merten, kapten kapal U-Nazi, sempat terdengar mengatakan kepada penumpang kapal uap SS City of Cairo : “Selamat malam. Maaf telah menenggelamkan kalian semua.”

Semua penumpang kecuali enam orang berhasil lolos dari kapal tenggelam karena menyelamatkan diri di sekoci.

Namun, 104 dari 305 korban selamat ditemukan telah meninggal saat sekoci ditemukan tiga minggu setelah kejadian tenggelamnya kapal.

Video Screenshot | Les Revues du Monde

Harta karun yang berada di dalam kapal uap tersebut, diperkirakan akan hilang selamanya.

Namun anggapan tersebut dipatahkan pada tahun 2011, ketika sebuah tim yang dipimpin oleh ahli penyelamatan harta karun laut Inggris, John Kingsford, berhasil melacak kapal tersebut, saat mereka melihat benda tak wajar di radar mereka.

Menggunakan sinyal sonar dan robot yang hebat, kapal itu berhasil ditemukan di antara pegunungan dan lembah di dasar samudra Atlantik Selatan.

Video Screenshot | CNN

Deep Ocean Search (DOS), perusahaan yang menyediakan “solusi dalam pencarian aktivitas air di kedalaman lautan yang paling dalam,” yang dibantuk oleh 20 ahli kelautan Prancis.

Kemudian disponsori oleh Kementerian Perhubungan Inggris, mulai melakukan operasi penyelamatan harta karun terdalam di dunia untuk mendapatkan koin perak dari kapal tersebut pada kedalaman sekitar 5,1 km di bawah permukaan laut.

Kredit: Facebook | Deep Ocean Search

“Kapal itu terbelah menjadi dua dan terkubur jauh di dasar laut,” menurut juru bicara DOS. “Beberapa bagian kapal tertutup lumpur yang menumpuk di atasnya.”

Kredit: Facebook | Deep Ocean Search

“Beberapa masalah memang harus kami hadapi, seperti tekanan air dan suhu di laut dalam, mengakibatkan beberapa kerusakan sistem penyelaman yang belum pernah kami alami sebelumnya saat bekerja di kedalaman 3.000 sampai 4.000 meter di bawah permukaan laut,” kata juru bicara DOS.

Video Screenshot | CNN Video Screenshot

Meskipun mengalami kesulitan, sebagian besar koin perak seharga £ 34 juta berhsil ditemukan, dan operasi penyelamatan harta karun di laut dalam akhirnya bisa selesai pada September 2013.

 

| CNN Video Screenshot | CNN

“Itu adalah penyelamatan harta karun yang spesial,” kata Kingsford kepada BBC.

Koin perak Rupee tersebut telah dilelang dan dijual dengan harga yang tidak diketahui.

Namun, keuntungan dari hasil pelelangan dan penjualan ini akan diberikan kepada badan pemerintah HM Treasury, sementara persentase penjualan akan diberikan kepada para penyelamat harta karun, menurut BBC .

Video Screenshot | CNN

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular