Anak 8 Tahun Ini Meninggal Dunia Setelah Minum Air Panas dengan Sedotan

341
minum air panas

Erabaru.net. Cegahlah anak-anak Anda bermain dengan hal yang bukan-bukan dan membahayakan jiwanya. Awasilah perilaku mereka sebelum terlambat.

Mungkin ini pesan yang ingin disampaikan dengan kematian Ki’ari Pope, anak perempuan berusia 8 tahun yang meninggal, setelah bermain dan ditantang sepupunya meminum air panas dengan sedotan minuman.

Ki’ari Paus yang berasal dari Boyton Beach, Florida, Amerika Serikat mengeluh pada malam kejadian bahwa dia tidak bisa bernapas pada pacar ibunya dan tidak sadarkan diri. Dia bergegas dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian.

Menurut ibunya, Marquisia Bonner, enam bulan sebelum kematiannya, Ki’ara telah terluka parah akibat meminum air panas mendidih dengan sedotan minuman setelah ditantang sepupunya dengan candaan yang ekstrim.

Akibat insiden tersebut, Ki’ari dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi trakeotomi yang mana saluran pernapasannya telah dilobangi di bagian leher untuk bisa bernapas.

Selain itu Ki’ari telah menjadi tuli dan mengalami masalah pernapasan yang kronis.

Salah satu penyebab kematian Ki’ari adalah karena insiden yang terjadi enam bulan yang lalu.

Tetapi pihak berwenang menduga Ki’ari adalah korban kekerasan dan penelantaran oleh ibu dan ayahnya.

Semenjak dia dilahirkan setidaknya ada sembilan keluhan dan tuduhan tentang anak-anak ini.

Departemen Keluarga dan Anak Florida telah mencatat kematian Ki’ari dan melakukan investigasi jika ada pengabaian terhadap anak-anak ini karena dengan kondisi kesehatan yang kronis, Ki’ari seharusnya dijaga dan diberikan perhatian.

Pernyataan ibunya yang seakan menyalahkan sepupu Ki’ari yang menjadi penyebab kesehatan Ki’ara menjadi menurun itu tidak bisa dijadikan alasan, karena sebagai orangtua, dia seharusnya mengawasi anak-anaknya dengan baik.

Anak-anak yang masih kecil tidak bisa membedakan dengan baik tentang hal mana yang buruk dan baik. Mereka masih membutuhkan panduan dan bimbingan dari ibu dan ayah atau orang dewasa lain yang lebih tahu.

Ketika anak-anak bermain air panas mendidih ingin mencoba merasakannya dengan maksud bercanda, terpikir di dalam diri kita, di mana ibu dan ayahnya ketika itu?

Bagaimana anak-anak yang dihitung masih kecil dapat mengambil air panas mendidih dengan sendiri tanpa meminta izin dari orangtua.

Orangtua yang baik pasti akan mencegah dan memberitahu bahwa air panas itu berbahaya untuk dijadikan sebagai bahan permainan dan gurauan. Tidak peduli pada anak sendiri atau anak orang lain.

Kematian Ki’ari ini harus dijadikan pelajaran bagi orang tua agar tidak pernah lalai dalam mengawasi dan menjaga anak-anak dengan baik.(yant)

Sumber: erabaru.my