Badak Yatim Piatu Ini Menemukan Sukacita dengan Seekor Domba, Mereka Pun Menjadi Teman Baik Selamanya!

232
Kredit: Facebook | Pusat Spesies Langka Hoedspruit

Erabaru.net. Ketika seorang ibu badak hitam kehilangan nyawanya dan tanduknya akibat ulah pemburu liar berdarah dingin, tega membantainya dengan keji.

Pembantaian ini membuat seekor anak badak yang masih hidup harus menjadi hewan yatim piatu. Ia terus menangisi ibunya yang sudah tak bernyawa.

 

Kredit: Facebook | Pusat Spesies Langka Hoedspruit

Sebuah organisasi konservasi Afrika bernama Pusat Spesies Hewan Yang Terancam Punah Hoesspruit (HESC), yang terletak di Limpopo, Afrika Selatan, membawa seekor badak yang baru berusia 3 bulan pada bulan Mei 2014. Mereka menamainya Gertjie.

 

Kredit: Facebook | Pusat Spesies Langka Hoedspruit

Asisten direktur HESC, Karien Smit (foto bawah), harus berperan sebagai ibu pengganti Gertjie, karena Gertjie telah kehilangan ibunya akibat ulah pemburu liar dan kejam.

Dia juga perlu berinteraksi dengan hewan lain agar tidak menjadi jinak. Setelah mencari-cari hewan yang cocok dijadikan teman Gertjie, mereka menemukan seekor anak domba pedi betina berumur 3 minggu bernama Lammie, dan mereka dibawa bersama.

Kredit: Facebook | Pusat Spesies Langka Hoedspruit

Awalnya Lammie agak pemalu. Gertjie juga sedikit malu. Tapi tidak lama kemudian Lammie menyadari bahwa di balik kulit tebalnya, hati Gertjie sungguh baik dan lembut. Segera, mereka mulai bermain-main di sekitar kompleks.

YouTube Screenshot | HESCCheetahCentre

Pada malam pertemuan pertama mereka, Lammie mengikuti anak badak itu masuk ke kamarnya.

Seiring berjalannya waktu, keduanya saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Mereka sangat gembira dan membangun sebuah hubungan yang cukup akrab.

Kredit: Hoedspruit Endangered Species Center

Lammie selalu mengikuti Gertjie kemana pun dia pergi. Mereka benar-benar tak terpisahkan. Meskipun, jika Gertjie sedikit terlalu bersemangat, Lammie dengan cepat memberi badak itu beberapa ruang ekstra, dan mengarahkannya kea rah yang jelas.

 

YouTube Screenshot | HESCCheetahCentre

Video manis yang diambil oleh Smith ini menunjukkan bahwa keduanya bergaul dengan tenang. Bersama-sama, mereka menghabiskan hari-hari mereka di lapangan, di bawah sinar matahari yang menyinari tanah Afrika.

Sungguh persahabatan kedua spesies yang mengagumkan!

 

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV