Erabaru.net. Bagi seorang pria, kita tahu betapa pentingnya anak dan keluarga. Jika tiba-tiba suatu hari, Anda mendapati anak yang telah Anda rawat dan besarkan itu bukan anak kandungmu sendiri, mungkin Anda akan bertanya-tanya, jangan-jangan Tuhan sedang bercanda dengan kita, sementara Anda juga tidak akan meragukan perasaan cinta dengan istri Anda.

Namun, masalah yang disebutkan ini kini terjadi padaku, dan untuk sesaat aku juga bingung tidak tahu apa yang sebaiknya aku lakukan!

Kami menikah lima tahun lalu, dan dikaruniai seorang anak usia 3 tahun, kami sangat menyayanginya, ia anak yang patuh, sehari-hari juga tidak menangis dan merepotkan.

Dua hari yang lalu, tiba-tiba saja ia demam tinggi, dan tidak juga membaik setelah dibawa ke klinik, kami pun dibuat cemas.

Ilustrasi. (Internet)

Akhirnya kami membawanya ke rumah sakit, mengambil sampel darah dan transfusi, hingga malamnya demam tingginya mulai membaik, dan kami pun merasa tenang saat itu.

Kurang dari seminggu putraku rawat inap di rumah sakit, pada hari keempat sorenya, mumpung anak sedang tidur pulas, aky pun ke toilet, namun, ketika itu tidak ada kertas tisu.

Spontan aku pun mengambil secarik kertas laporan hasil pemeriksaan anakku, dan aku terkejut seketika, begitu melihat golongan darahnya tercetak huruf B (golongan darah).

Ilustrasi.(Internet)

Aku merenung sejenak, golongan darahku A, sementara istri O, tapi golongan darah anak kami kenapa bisa B ?

Mustahil rasanya, aku pikir mungkin pihak rumah sakit yang keliru, kertas laporan itu pun aku simpan, kemudian menelepon istri tolong ambilkan kertas tisu dan menyuruh seseorang mengantarnya untukku.

Sambil membawa bukti hasil pemeriksaan laboratorium, aku pun menemui perawat menanyakan hal itu, tapi laporan itu memang tidak salah.

Aku tercengang seketika, mungkinkah golongan darah istri yang salah ?

Kemudian aku menanyakan golongan darahnya, dan dia bilang golongan darahnya memang O, tidak salah!

Saat itu juga darahku berdesir, dan istri sempat bertanya apa yang terjadi denganku, tapi aku diam saja, tidak bicara dengannya.

Keesokan harinya, saat anak keluar dari rumah sakit, malam itu juga aku membuka kembali bukti donor darahku, dan benar golongan darahku A, lalu saya tanya pada istri kenapa golongan darah anak bisa B, istriku langsung membantah kalau dirinya tidak pernah mengkhianatiku!

Ilustrasi.(Internet)

Aku benar-benar tak berdaya sekarang, kemungkinan putraku adalah anak kandungku sendiri itu nyaris 0 kemungkinannya.

Dari golongan darah bisa ditentukan, aku pun berencana melakukan identifikasi secara pribadi.

Sementara sehubungan dengan hal itu, dua minggu sudah istriku mogok bicara denganku, dan aku juga tidak peduli lagi.

Apa yang harus aku lakukan jika ternyata memang anak itu bukan putra kandungku sendiri ?

Ilustrasi.(Internet)

Bagaimanapun juga itu bukan kesalahannya! Anak itu tidak bersalah. Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan jika posisi Anda seperti diriku saat ini ? (jhn/yant)

Sumber: happhappytify.cc

Share

Video Popular