Erabaru.net. Sampah tidak akan ada, kecuali sikap kita tidak peduli dengan lingkungan. Meski berbagai kampanye tentang menjaga lingkungan selalu digalakan, namun bila kita masih tidak ada kesadaran diri, program ini tidak akan berhasil.

Di Versova, India, sebuah pantai yang awalnya begitu bersih terkontaminasi dengan berbagai sampah yang dibuang oleh penduduk setempat dan nelayan.

Kesal dengan tidak adanya tindakan oleh badan-badan terkait , Afroz Shah, 33 tahun, mengambil keputusan untuk membersihkan kawasan pantai itu bersama seorang tetangganya, Harbansh Marthur, 84 tahun.

(Foto : Hindustan Times)

Pantai yang seharusnya menjadi pemandangan yang menenangkan jiwa berubah menjadi menyakitkan karena kurangnya perhatian masyarakat setempat.

Afroz Shah yang berprofesi sebagai pengacara itu , bertekad untuk melakukan perubahan pada kondisi pantai di seberang apartemennya.

Dalam waktu 69 minggu, Afroz Shah berhasil membersihkan 52 toilet dan 4.500 ton sampah. Upaya ini bukan hanya ia orang tapi dibanti beberapa warga setempat yang sadar akan kebersihan lingkungan.

Tindakannya menarik perhatian dunia dan United Nations Environment Programme (UNEP).

Pantai yang disebut pantai paling kotor di dunia ini, telah berhasil dibersihkan oleh seorang pria.

Akibatnya, Afroz Shah dianugerahi medali tertinggi oleh UNEP, ” Champions of The Earth”” di Meksiko.

Dia juga adalah orang India pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Menurutnya, “Ada perbedaan antara membahas kebijakan lingkungan untuk lingkungan yang berkelanjutan dengan degradasi lahan, pengorek tanah dengan keadaan kotor dan plastik di pasir.”

Sebagai hasil diskusi dengan tetangganya, mereka memutuskan untuk mulai membersihkan pantai dengan luas 2.5km.

Semua sampah bisa dipungut seperti kantong plastik, semen, pakaian, dan lainnya.

Mulai dari dua orang, beberapa penduduk setempat sangat antusias dengan inisiatif mereka dan 40 orang mengikuti pembersihan pantai.

(Foto: Berita Crunch)

Dalam waktu enam bulan, gerakan tersebut beralih menjadi sebuah organisasi bernama Versova Residents Volunteer (VDV), dipimpin oleh Afroz.

Individu dari berbagai latar belakang telah bergabung dengan kelompok ini dan telah bersama-sama membersihkan Pantai Versova.

Terkesan dengan usaha ini, pihak berwenang telah menyalurkan bantuan dengan penyediaan mesin, truk, dan 69 pekerja untuk lebih meningkatkan tujuan mulia ini.

Dulu yang awalnya dari dua orang, beberapa warga kini menjadi ratusan relawan dan hasilnya luar biasa.

Foto di bawah menunjukkan pantai sebelum dan sesudah dibersihkan

(Foto: CNN)

Upaya ini membuat UNEP tertegun dan perwakilan UNEP mengunjungi Versova untuk melihat sendiri kegiatan yang sedang berlangsung.

(Foto: Times of India)

Selain itu, VDV baru saja membersihkan rawa bakau sehingga perannya sebagai penghalang ombak bisa dipulihkan.

Baru-baru ini, kelompok VDV berencana untuk memperluas operasinya dengan mencegah penduduk setempat membuang sampah sembarangan.

Jika tempat Anda memiliki masalah lingkungan, kerahkan masyarakat setempat dan jadikan daerah tersebut menjadi daerah yang indah.(yant)

Sumber: erabaru.my

Share

Video Popular