Erabaru.net. Psikolog John Leach dari University of Portsmouth, Inggris yang selamat dari kebakaran maut di King’s Cross 1987 mengatakan, Pada saat kritis, respon 80 – 90% orang tidak tepat.”  

Kebakaran besar waktu itu telah merenggut 31 jiwa.

Sebuah laporan BBC pada 2 Juli lalu mengatakan, sebuah pendaratan pesawat milik United Airlines di Denver Internasional air port Corolado, AS menyebabkan sebuah mesin terbakar.

Namun  ditengah kondisi bahaya, penumpang yang dievakuasi malahan berdiam di samping pesawat untuk menyaksikan kobaran api, bahkan ada yang ber-selfie ria untuk kenang-kenangan.

Dalam gempa dahsyat di Jepang pada 2011, pengunjung sebuah supermarket yang jiwanya sedang terancam, apa yang mereka lakukan?

Mereka berlarian melindungi botol arak supaya tidak sampai hancur terjatuh!

Pada 2001, seorang dosen University of Cambridge berdayung perahu di sekitar Isle of Wight yang berombak besar.

Perahu yang didayung terbalik. Ia berpegang erat pada perahu yang tenggelam miring bergulat dengan terjangan ombak.

Hingga 20 menit kemudian, ia baru tersadar menggunakan ponselnya memberitahu keluarganya.

Untung anggota keluarganya masih cukup sadar untuk segera meminta pertolongan polisi.

Selama ini, psikolog menemukan, di bawah kondisi sebuah tekanan besar, manusia sering kali melakukan tindakan membinasakan diri sendiri.

Dalam peristiwa teror 911 pada 2001, setelah gedung kembar WTC itu dilabrak pesawat terbang yang dibajak, orang-orang di lantai atas rata-rata menunggu selama 5 menit sebelum memutuskan untuk meninggalkan gedung. (Internet)

Di saat itu kecerdasan manusia sama sekali tidak berperan. Kabut otak yang dihasilkan pada kondisi darurat, membuat manusia tenang berdiam seolah menghibur diri sendiri. Sungguh sulit dibayangkan!

“Latihan bertahan hidup yang penting adalah bukan melatih orang melakukan apa, yang paling utama adalah orang-orang jangan melakukan sesuatu yang biasanya harus dilakukan,” kata Psikolog John Leach.

Jadi ketika jiwa terancam bahaya, perbuatan apa saja yang paling harus Anda upayakan untuk menghindarinya? 

Share

Video Popular