Erabaru.net. Saat karir dan hati nurani mengalami konflik, membutuhkan keberanian yang cukup besar untuk melaluinya.

Kita semua percaya termasuk Anda  sendiri pernah mengalami hal yang  dihadapkan dengan pilihan seperti: Anda menerima instruksi untuk melakukan sesuatu, tetapi hati nurani Anda tidak ingin melakukannya.

Ketika petugas konservasi hewan Bryce Casavant menerima telepon ada dua ekor anak beruang masuk ke rumah penduduk. Pria Kanada ini berada dalam situasi seperti itu.

Gordon Ross / PNG

Sebelumnya dilaporkan, ibu dari kedua anak beruang setelah dua kali masuk ke rumah membuka pintu kulkas mencuri makanan.

Selanjutnya beruang ini ditembak mati oleh petugas sebelumnya. Kini perintah atasannya kepada Bryce juga untuk membunuh kedua ekor anak beruang ini.

(Julie Mackey)

Tiba di tempat kejadian, melihat 2 ekor anak beruang yang lincah dan menarik ini,apa yang selanjutnya akan terjadi?

Bryce segera memiliki ide yang berbeda. Sebagai seorang penyayang binatang, dia tidak bisa membayangkan menghilangkan nyawa mereka di bawah pistolnya.

Sayangnya, insiden seperti itu sering terjadi. Beruang sebetulnya tidak mempunyai niat menyakiti manusia, tetapi seperti biasanya dianggap sebagai hewan berbahaya.

Hal demikian dikarenakan alasan keselamatan publik, mereka sering dengan kejam ditembak mati.

Meskipun atasan Bryce telah memerintahkan dia untuk membunuh dua ekor anak beruang tersebut, dia merasa tidak perlu, dan merasa terlalu kejam ……

Setelah tiba di tempat kejadian, menurut kebaikan hatinya sendiri, dia membuat pilihan.

Anak beruang ini akhirnya tertangkap Bryce dan rekan.

(Video screenshot)

Bryce dengan kain menutup beruang,  dan membiusnya.

(Video screenshot)

Bryce dan rekannya yang membangkang dan akhirnya memilih mengejar anak beruang yang lincah ini, akhirnya dibius  oleh mereka.

Beruang ini dikirim ke Pusat Rehabilitasi Margasatwa (North Island Wildlife Recovery Center).

Sepasang anak beruang yang dibius.

(Video screenshot)

Juni lalu, dua ekor beruang kecil yang diberi nama Jordan (jantan) dan Athena (Betina) berhasil dilepaskan ke alam liar.

Di sisi lain, atasannya jelas tidak puas terhadap tindakan Bryce.

Nasibnya,  pertama diskors dan tak dibayar gajinya.  Lebih naas lagi, Kemudian tidak memperbolehkan dia masuk kantor konservasi hewan dengan artian kena sanksi cuti tidak dibayar.

Dia diperlakukan dengan tidak adil, menyebabkan dukungan petisi online total 300.000  warganet untuk Bryce, diantaranya termasuk komedian terkenal Ricky Gervais.

Pada akhirnya, pemerintah Kanada membuat konsesi, dia dipindahkan ke kantor provinsi deperteman kehutanan, tanah, sumber daya alam dan pembangunan pedesaan (Ministry of Forests, Lands and Natural Resource Operations).

Kini nasibnya pada kantor baru ini ternyata juga memungkinkan dia untuk  mengambil beasiswa untuk meraih gelar PhD di Royal Roads University Kanada.

Antara Hati nurani dan ketidaktaatan dari Bryce memenangkan popularitas tinggi.

Awal tahun ini, ia juga berpartisipasi dalam pemilihan Partai Demokrat Baru tingkat Provinsi.

Bersamaan  dengan itu dia  dengan tanpa lelah mengimbau kepada masyarakat, untuk membuat kebijakan larangan yang tidak perlu yakni menembak beruang hitam.

Ini benar-benar mendapatkan hasil yang sangat menyenangkan!

(Hui/Christina/asr)

Sumber : Epochtimes/Vancouversun.com

Share

Video Popular