Erabaru.net. Simpanse laboratorium ini menghabiskan seluruh hidupnya di kandang logam. Selama di laboratorium, mereka menjalani percobaan untuk menemukan solusi dari penyakit yang disebabkan virus HIV.

Tanpa melihat matahari selama 30 tahun, simpanse ini akhirnya dipindahkan ke tempat perlindungan, di mana mereka akan menjalani sisa hidup mereka di dunia luar.

YouTube Screenshot | Gut Aiderbichl

Sementara beberapa simpanse ini lahir di penangkaran, yang lainnya diculik dari hutan Afrika saat mereka masih bayi, setelah ibu mereka disembelih secara brutal, menurut Daily Mail.

Ibu mereka biasanya akan membesarkan simpanse hingga berusia 6 tahun.

YouTube Screenshot | Gut Aiderbichl

Mereka kemudian diterbangkan ke Eropa dan dikurung di laboratorium Austria untuk serangkaian percobaan yang panjang.

YouTube Screenshot | Kampanye EVOLVE

Sebuah perusahaan membeli simpanse ini, karena bertujuan untuk menemukan vaksin untuk penyakit AIDS, sehingga hewan tersebut disuntik dengan virus HIV. Tapi percobaan itu terbukti sia-sia pada akhirnya.

YouTube Screenshot | Kampanye EVOLVE

Pada 2011, cobaan berat tersebut akhirnya berakhir. Mereka dikirim ke tempat penampungan hewan, di mana mereka bisa menikmati alam bebas yang relatif nyaman selama sisa hidup mereka. Rata-rata simpanse hidup antara 50 sampai 60 tahun.

YouTube Screenshot | Kampanye EVOLVE

Dengan melakukan banyak usaha, Michael Aufhauser (65), pendiri sebuah badan amal hewan yang beroperasi di empat negara Eropa, akhirnya mendirikan Sanctuary Gut Aiderbichl di luar Wina untuk primata yang malang ini.

YouTube Screenshot | Kampanye EVOLVE

“Beberapa simpanse terinfeksi virus HIV. Tentu saja mereka positif mengidap virus HIV,” kata Michael.

“Tapi tidak satu pun dari mereka, tidak di sini, di Austria atau di tempat lain di dunia ini, meneliti perkembangan penyakit AIDS ecara penuh. Karena itu, program penelitian tersebut tidak ada gunanya, karena sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. ”

“Akhirnya, mereka memiliki harga diri dan kesenangan untuk menjalani sisa hidup mereka.”

Tonton video di bawah ini:

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular