Erabaru.net. Dapatkah Anda membayangkan melakukan tugas sehari-hari hanya dengan tubuh setengah Anda?

Terdengar menantang, bukan? Tapi itulah yang harus dijalani oleh seorang wanita bernama Ashley Kurpiel yang berusia 33 tahun, dimana ia harus menjalani hidupnya meski hanya memiliki setengah tubuh!

(Foto: Amar Ujala )

Pada usia 2 setengah tahun, Ashley muda yang berasal dari Georgia didiagnosis menderita kanker.

Dalam upaya untuk mengangkat tumor kankernya, para dokter harus mengamputasi lengan kanannya.

Beberapa tahun kemudian terungkap bahwa Ashley tidak menderita kanker, tapi penyakit langka yang menyerang satu dari 2 juta orang.

(Foto: Amar Ujala)

Fibrodysplasia Ossificans Progressiva, penyakit yang juga dikenal sebagai ‘stone man syndrome’ adalah penyakit yang menyerang 800 orang di seluruh dunia.

Penyakit yang tidak dapat disembuhkan ini mengubah otot, tendon, dan ligament kaku seperti tulang, sehingga membuat pasien benar-benar tidak bisa bergerak seperti patung manusia.

Namun, bagaimanapun, Ashley, tidak membiarkan hal itu menghentikannya, ia melakukan apa yang dia inginkan.

Penyakit ini sudah menghilangkan tangan dan membuat kakinya tak bisa bergerak, bahkan sekarang, perlahan penyakit ini melumpuhkan tubuhnya.

Tapi hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi semangatnya!

Ashley bisa berkeliling dunia, berlari maraton dan bahkan berselancar hanya dengan ‘setengah’ tubuhnya.

(Foto: Amar Ujala )

“Saya tidak tahu berapa lama lagi saya bisa menggerakkan tubuh saya, jadi saya ingin menggerakkan tubuh saya sebanyak-banyaknya yang saya bisa sekarang,” kata Ashley kepada Daily Mail .

Penyakit ini bisa berakibat kematian, terutama saat sendi-sendi tulang juga berubah menjadi tulang.

Jika sudah tahap akut, pasien biasanya akan menderita serangan jantung saat tubuh mencoba menyerap lebih banyak oksigen.

“Saya mencari sisi positif dari berbagai hal, walaupun saya sering mengalami kesulitan dan tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada hari berikutnya. Namun demikian, saya tetap bersikap positif dan mengambil hikmah dari suatu perbuatan setiap hari,” tambah Ashley.

Pendekatan positifnya dalam menanggapi berbagai kesulitan hidup adalah sesuatu yang dapat kita pelajari dari dan terapkan dalam kehidupan kita.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

 

Share

Video Popular