Erabaru.net. Masalah heat stroke atau kepanasan hebat akibat paparan suhu panas dari sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh ini diimbau sebaiknya jangan anggap remeh !

Kemungkinan bekerja di bawah cuaca panas seperti ini dapat membakar otak Anda.

Cuaca yang panas di bawah sengatan terik matahari di Taiwan baru-baru ini, telah membuat pingsan seorang pekerja usia 59 tahun di bawah terik matahari.

Suhu pekerja ini melonjak menjadi 43,9 derajat ketika dilarikan ke rumah sakit, tim medis melakukan upaya penyelamatan selama 4 hari berturut-turut. Meski pun selamat, namun dia tidak ingat sama sekali apa yang terjadi.

Pikirannya terhenti pada tahun 1990, ia mengira sekarang adalah tahun 1990, mungkin otaknya telah rusak/cedera.

Menurut sumber, beberapa waktu lalu korban baru tiba di lokasi kerja, dan beraktivitas seperti biasa.

Namun, hanya 2 jam setelah kerja jalannya sudah sempoyongan seperti orang mabuk, bicaranya juga tidak jelas dan gejala lainnya, kemudian pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Indeks koma/pingsan normal maksimal 15 menit, namun hanya sisa 3 menit ketika di bawa ke rumah sakit.

Berdasarkan hasil diagnosis, Ia dinyatakan mengalami heat stroke/sengatan panas terik matahari, bagian punggung dan anggota badannya juga terbakar ketika jatuh ke atas lantai, demikian keterangan dokter setempat.

Share

Video Popular