Erabaru.net. Jika Anda pernah merasakan dekat dengan kematian, mungkin Anda merasa agak takut memikirkan apapun sesudahnya.

Bayangkan bagaimana rasanya berada di ambang kematian hingga tiga kali?

Wanita Australia ini memberikan respon luar biasa setelah berhasil selamat dari tiga serangan teror di Eropa.

Julia Monaco (26) dan dua temannya, yang semuanya dari Melbourne, baru-baru ini terjebak dalam serangan teror di Barcelona, seperti yang dilaporkan oleh 9News.

Mereka menyaksikan sebuah mobil van yang melaju dengan memotong jalan para pejalan kaki dari dalam sebuah toko eceran.

Trio itu ingin meninggalkan toko saat tiba-tiba toko itu terkunci.

Twitter | Berita Breaking BBC

Saat mengingat situasi tersebut, Julia berkata, “Dalam sepersekian detik, situasi ini berubah menjadi kekacauan mutlak.”

“Kami tidak bisa melihat van itu dengan jelas, kami bisa melihat orang-orang dan polisi berkumpul untuk melihat sesuatu yang, jelas-jelas mengerikan, telah terjadi. Kami melihat ada sekitar 200 orang memadati alun-alun… tiba-tiba semua orang di luar mulai berteriak dan berbalik pada saat bersamaan,” katanya.

Twitter | Julia Monaco

Orang-orang benar-benar berusaha dorong-dorongan untuk masuk ke toko … kami benar-benar ketakutan. Itu benar-benar adegan pertaruhan hidup mereka, itu adalah ketakutan sejati yang bisa Anda lihat, lebih dari sekedar kepanikan,” tambahnya.

Ketiga temannya disuruh bersembunyi di toko dan berbaring “serendah mungkin dan menjauhi jendela.

“Ada banyak teriakan, banyak tangisan,” katanya, menambahkan bahwa mereka akhirnya diizinkan untuk pergi, tapi mereka harus berjalan kembali ke asrama karena jalan yang ditutup.

Julia mengatakan bahwa ini adalah ketiga kalinya dia terjebak dalam serangan teror, setelah ia terjebak dalam dua kejadian teror, pertama terjadi di London dan Paris.

Meski sudah dekat dengan kematian, dia tidak kapok untuk bepergian keliling dunia.

“Saya yakin orang tua kita akan (khawatir) saat mendengar berita ini … tapi saya pikir kita harus memiliki pandangan yang cukup bagus mengenai apa yang terjadi di dunia ini dan saya tidak akan mengatakan bahwa takut dan kapok untuk bepergian,” ujarnya.

“Anda hanya perlu terus berjalan. Aku yakin besok pagi ibu saya mengatakan ‘pulang ke rumah’, tapi kurasa saya masih belum kapok untuk bepergian,” tegasnya. (intan/rp)

Share

Video Popular