- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Hanya dengan Berbaring Tidur Selama Dua Bulan, Sukarelawan Riset ini Dibayar Rp. 250 juta!

Erabaru.net. Pernahkah Anda berharap ada pekerjaan di mana Anda bahkan tidak harus bangun dari tempat tidur, namun tetap bisa mendapatkan uang?

Jika itu terdengar seperti pekerjaan impian Anda, Anda mungkin mempertimbangkan untuk mengajukan diri dalam proyek penelitian kesehatan antariksa ini.

Periset di Institut Kesehatan dan Psikologi Antariksa, dekat Toulouse, Prancis, menawarkan sukarelawan yang bersedia berbaring telentang selama dua bulan.

Mereka akan mendapatkan upah sebesar € 16.000, atau sekitar Rp. 250 juta.

Mereka sebagai bagian dari studi tentang efek gayaberat mikro pada tubuh manusia, seperti yang dilansir oleh 20 minutes.

[1]
Sumber: Now 44 News

Mereka hanya mencari sukarelawan pria muda yang berusia 20 sampai 45 tahun.

Syaratnya memiliki badan sehat dan bugar, tidak merokok, dan terbebas dari alergi.

[2]
YouTube

“Gagasan dari penelitian ini adalah untuk mereproduksi keadaan tak berbobot para astronot dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS),” kata koordinator penelitian, Dr. Arnaud Beck.

Selama dua minggu pertama, para ilmuwan akan melakukan serangkaian tes dan pengukuran menyeluruh pada para sukarelawan.

[3]
YouTube

“Kemudian dilanjutkan hingga 60 hari ke depan, di mana mereka harus tetap di tempat tidur, kepala sedikit condong ke bawah dengan sudut kurang dari enam derajat,” katanya.

Berbaring di tempat tidur berarti semua aktivitas, termasuk makan, mandi, maupun mencuci jua harus dilakukan berbaring di tempat tidur.

“Aturannya adalah menjaga setidaknya satu bahu bersentuhan dengan tempat tidur atau kerangka tempat tidurnya,” kata Dr. Beck. [4]Relawan akan menghabiskan dua minggu terakhir dalam rehabilitasi untuk menyimpulkan periode dua bulan tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek jangka panjang dari bobot pada tubuh manusia untuk menemukan cara untuk mengelola efek tersebut.

Lembaga ruang angkasa Prancis bukanlah yang pertama mencoba studi seperti ini.

Percobaan serupa juga pernah dilakukan oleh NASA pada tahun 2014, dengan mengundang beberapa relawan untuk tinggal di tempat tidur selama 70 hari.

Waktu itu mereka dibayar sebesar Rp.240 juta per orang. (intan/rp)