Erabaru.net. Bagaimana sapi itu mati? Cerita ini sangat klasik, dan mengandung makna yang dalam!

Sapi baru pulang setelah seharian membajak sawah, lalu berbaring di kandangnya, terdengar ia mendengus saking lelahnya, saat itu, seekor anjing datang menjenguknya.

“Ah, anjing sahabatku, saya benar-benar sangat lelah,”keluh sapi itu pada anjing sahabatnya. “Besok saya mau istirahat dulu.”

Saat anjing itu pergi meninggalkan sapi, ia bertemu dengan kucing di sudut tembok.

“Kawan, barusan saya menjenguk sapi, abang kita ini tampaknya sangat lelah, dia bilang mau istirahat dulu satu hari,” kata anjing pada si kucing.

“Pantas saja, pekerjaan dari tuannya terlalu berat sih,”timpal si kucing.

Kucing itu lalu membalikkan badan dan berkata pada kambing : “Sapi itu mengeluh, tuannya memberi pekerjaan yang terlalu berat untuknya, ia ingin istirahat dulu satu hari, dan besok tidak mau kerja lagi.”

Kambing itu kemudian berkata pada ayam : “Si sapi kawan kita itu tidak mau kerja lagi untuk tuannya, dan ia mengeluh pekerjaanya terlalu banyak dan berat.”

“Hmm.. entah bagaimana dengan tuan yang lain, apakah sapi itu akan sedikit lebih baik,” kata si ayam.

Kemudian ayam berkata pada babi : “Sapi kawan kita itu tidak mau bekerja lagi untuk tuannya, ia ingin mencoba di tempat tuan barunya. Dan ternyata memang pemiliknya tidak merasa kasihan sedikit pun pada si sapi, memberinya banyak pekerjaan yang berat dan kotor, bahkan mencambuknya. ”

Menjelang makan malam, ibu rumah tangga memberi makan babi itu, dan babi itu berjalan ke depan berkata, “Nyonya, saya mau laporkan satu hal. Pikiraan sapi baru-baru ini sangat aneh, nyonya harus mendidiknya dengan baik. Ia tidak mau kerja lagi untuk tuannya, ia mengeluh tuannya menyuruh melakukan pekerjaan yang terlalu berat dan melelahkan. Ia juga bilang mau pergi, dan mencari tuan yang baru.”

Mendapat laporan itu, si nyonya pun melaporkan kepada si tuan, suaminya saat makan malam, “Sapi itu mau mengkhianatimu, ia ingin mencari tuan yang baru. Pengkhianatan itu tidak bisa dimaafkan, bagaimana caramu menghukumnya?”

“Tindakan terhadap pengkhianat, bunuh tanpa ampun! !” Kata si suami dengan emosi.

Kasihan sekaligus menyedihkan, seekor sapi yang bekerja keras dan rajin itu, dibunuh begitu saja hanya karena rumor atau kabar angin yang tak pasti.

Sebelum menyimak cerita pendek ini, apakah kamu suka mengeluh juga terhadap suatu hal ?

Jangan mudah percaya dengan rumor/ kabar burung yang tidak pasti, kecuali kamu yang menyaksikan dengan mata kepala sendiri, jika tidak, dipastikan kamu akan membuat penilaian yang salah, kemudian mengambil keputusan yang keliru.

Dengan cerita di atas semoga kita bisa mengambil maknanya.(jhn/yant)

Sumber : wechatpress

Share
Tag: Kategori: Headline

Video Popular