Erabaru.net. Di balik setiap putri yang luar biasa, pasti ada sosok ayah yang benar-benar menakjubkan.

Sang ayah mengajak putrinya yang menyandang disabilitas untuk bersaing bersama di perlombaan triathlon, yang secara harfiah telah melampaui dugaan dokter.

Stephan Couture (53) dan putrinya, Chloe, yang menderita cerebral palsy dan gangguan penglihatan, berlomba mengelilingi Inggris, bersaing dalam pertandingan triathlon bersama-sama.

Stephan membawa, mendorong, dan menarik putrinya melalui semua cabang olahraga yang dilombakan.

Mereka berlatih di darat dan air, dan bersaing dalam semua perlombaan yang bisa mereka lakukan.

“Kami sering mendengar pernyataan ‘Anak penyandang cacat sulit untuk melakukan apapun, termasuk mengikuti pertandingan triathlon’. Tapi kami bertekad untuk tidak membiarkan ini berlaku bagi Chloe atau diri kami sendiri,” kata Stephan.

© Facebook Video Screenshot | BBC Ouch
© Facebook Video Screenshot | BBC Ouch

“Kami telah berlari selama lima tahun terakhir dan telah melakukan banyak peristiwa berbeda. Bahkan mereka membantu menciptakan pertandingan yang disebut Triathlon Superhero.”

“Dia menikmati semua itu dari berlari, lalu bersepeda dan berenang. Dan saya melihat kebahagiaan terpancar dari wajah Chloe, menunjukkan betapa bergairahnya dia.”

© YouTube Screenshot | Caters Clip
© YouTube Screenshot | Caters Clip

Stephan, yang merupakan seorang insinyur, menghabiskan lebih banyak waktu dengan Chloe akhir-akhir ini.

Dia dan Diane, istrinya dari Hurley, Inggris, mengadopsi Chloe tujuh tahun yang lalu.

“Kami mengadopsi Chloe tujuh tahun yang lalu. Dokter memperingatkan kami bahwa dia tidak akan pernah bisa melakukan ini atau itu, jadi kami bertekad untuk membuktikan bahwa mereka salah dan dia berhasil melakukan apa yang ingin ia lakukan, berkali-kali,” kata Stephan.

© YouTube Screenshot | Caters Clip
© Facebook Video Screenshot | BBC Ouch

“Kami pergi keluar untuk berlatih hampir setiap hari, dan meskipun Chloe tidak menyukai hujan, kami tidak berhenti untuk latihan olahraga. Jika saat panas, kebanyakan kita menghabiskan dua jam untuk berenang, berlari dan kita akan keluar dari rumah selama empat jam, lalu menjalankan apapun yang kami ingin lakukan,” kata Stephan.

© Facebook Video Screenshot | BBC Ouch

Untuk perlombaan triathlon air, Stephan berenang di depan dan menarik kayak, tempat Chloe duduk.

Untuk perlombaan triathlon darat, Stephan secara bersepeda dan berlari bersamaan dengan Chloe yang duduk di kursi roda khusus.

“Kami hanya ingin terus bersama selama mungkin. Saya selalu aktif melakukan aktivitas luar rumah. Bahkan sebelum Chloe ada di keluarga kami, saya telah mendaki puncak beberapa gunung dan menyelesaikan beberapa olahraga yang menantang.”

“Saya gembira melihat orang lain bisa merasa senang saat mereka melihat Chloe, dan keikutsertaan kami dalam perlombaan ini sangat menakjubkan, terutama saat dirinya berhasil melewati garis finish.”

“Banyak orang yang kagum melihat betapa dirinya berhasil menyelesaikan misi pertandingan ini,” ujarnya.

(intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular