Erabaru.net. Dokter bedah ini tidak akan membiarkan kelumpuhannya menghalangi dia melakukan apa yang dia cintai. Dia menunjukkan kepada semua orang bahwa segala sesuatu dapat dicapai, asalkan bisa memutuskannya!

Ahli bedah ortopedi, Dr. Ted Rummel biasa melakukan kira-kira 1.000 operasi per tahun di Progress West HealthCare Centre di O’Fallon, sampai sebuah kista tumbuh di tengah sumsum tulang belakang membuatnya tubuh bagian bawahnya lumpuh pada 2010.

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

Tiba-tiba, dia kehilangan kemampuan untuk berdiri, berjalan, dan melakukan tugas normalnya di tempat kerja. Kecelakaan yang menyakitkan ini merupakan kemunduran besar bagi kehidupan dan kariernya.

“Salah satu pikiran pertama saya adalah, ‘Oh Tuhan, hidup saya seperti benar-benar hilang,'” kata dr. Ted kepada blog Make Medicine Better .

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

Namun, setelah melalui rehabilitasi selama satu tahun, dr. Ted bisa berdiri lagi di ruang operasi dengan bantuan kursi roda listrik, yang memiliki fungsi naik, turun, bolak-balik.

“Akhirnya, saya bisa kesini lagi. Saya kembali,” kata dr. Ted kepada timnya, setelah melalukan istirahat panjang.

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

Meski memiliki cacat, ia memilih untuk melanjutkan karirnya sebagai ahli bedah yang akan melakukan prosedur operasi di tangan, siku, kaki, lutut, dan pergelangan tangan pasien.

Walaupun mobilitasnya sangat terbatas karena ia harus selalu duduk di kursi roda, ia tidak akan membiarkan kelumpuhannya  menghalanginya untuk melakukan apa yang dia ingin lakukan, yaitu untuk membantu orang.

“Saya hanya ingin membantu orang. Ini adalah bidang pekerjaan yang luar biasa dan sangat saya cintai, “kata Dr. Ted kepada amsvans.com. “Saya tidak akan membiarkan menjadi orang lumpuh menentukan siapa saya.”

“Ketika saya bisa melakukan ini, saya merasa senang dan bisa mendapatkan bagian hidup saya kembali, itu sangat besar,” katanya.

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

“Saya merasa ada perbedaan saat menjalin hubungan dengan pasien sekarang. Setelah melalui sesuatu seperti ini, Anda akan lebih mendengarkan dan lebih berempati kepada pasien. Saya benar-benar merasakan kondisi mereka,” ujarnya.

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

Dan pasiennya mencintainya karena kepribadiannya baik dan ramah.

“Pasiennya sangat mencintai dr. Ted,” kata Lisa Weindel, manajer layanan bedah.

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

Dr. Ted memuji keluarganya, terutama istrinya, karena ia selalu memberinya kekuatan yang dia butuhkan selama melewati masa kegelapan itu.

“Saya tidak akan berhasil melewati semua ini jika bukan karena istri saya yang sangay luar biasa,” katanya. “Saya sangat berterima kasih kepadanya dan keluarga saya.”

© YouTube Screenshot | BJC HealthCare

“Ketika ini terjadi pada saya, saya sadar saya masih memiliki sebuah profesi, berpendidikan tinggi, memiliki sumber daya, keluarga dan rekan kerja untuk mendukung saya,” kata Dr. Ted.

“Saya tahu ada banyak orang yang tidak memiliki semua ini, dan saya harus membantu orang lain. Suatu saat saya akan melakukannya lebih baik lagi.”

Tonton ceritanya dalam video berikut ini :

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular