- Erabaru - http://www.erabaru.net -

28 Tahun yang Lalu, Pria ini Menemukan Sebuah Pulau Berpasir Merah Muda yang Indah, Jadi Dia Memutuskan untuk Tinggal Selamanya di Sana!

Erabaru.net. Pada 1989 seorang pria bernama Mauro Morandi terdampar di tepi Pulau Budelli, sebelah utara CedeƱa, Italia.

Ia saat itu sedang bepergian dengan perahu kecilnya.

Ketika tiba disana, Mauro tak menemukan orang-orang yang menjaga pulau Pulau Mediterania yang paling indah ini.

[1]
Sumber : Demotivateur

Pulau ini dikelilingi oleh alam dan sangat damai, karena jauh dari masyarakat.

[2]
Sumber : Demotivateur

Dan itulah yang mendorong Mauro untuk memutuskan pindah dan menetap di pulau cantik ini.

[3]
Sumber : Demotivateur

Dia menjadi penjaga yang bertugas menjaga dan melindungi pulau Budelli.

[4]
Sumber : Demotivateur

Keputusannya itu memicu diskusi serius dengan perwakilan pemerintah Italia.

[5]
Sumber : Demotivateur

Beberapa bahkan mengusulkan untuk mengusirnya dari pulau itu.

Namun, banyak orang bersimpati dengan keteguhan Mauro.

[6]
Sumber : Demotivateur

Bahkan mereka menandatangani sebuah petisi yang meminta pemerintah agar mengizinkan Mauro tinggal di Budelli.

Lebih dari 18.000 orang tandatangan dan, akhirnya, Mauro bisa tinggal disana.

Mauro bukan hanya seorang penjaga pulau, dia adalah pria yang selama hampir 30 tahun telah mendidik para turis.

[7]
Sumber : Demotivateur

Dia juga mengajari mereka untuk mencintai alam, menghargai keheningan dan kekayaan laut.

Di waktu senggangnya, Mauro memotret sudut pulau itu, sehingga orang lain bisa melihat pulau cantik ini.

Budelli dianggap sebagai pulau yang memiliki keunikan dan sangat spesial.

[8]
Sumber : Demotivateur

Pasirnya yang berwarna merah jambu ini berasal dari warna karang dan kerang, serta airnya yang segar dan berwarna kristal.

Pulau Budelli masih menjadi bagian dari Taman Nasional Kepulauan Maddalena. Warisan alam yang nyata.

[9]
Sumber : Demotivateur

Penjaga pulau yang paling setia, Mauro Morandi, bangga bisa tinggal di pulau itu.

Ini semua berkat kapalnya yang karam, yang pernah ia naiki 26 tahun silam. (intan/rp)