Erabaru.net. Lima orang Marinir AS yang sedang mendaki Gunung Fuji, ketika mereka menemukan dua penduduk lokal yang sedang tertimpa musibah, dengan salah satu dari mereka terbaring di tanah, berjuang untuk bernapas.

Tentara marinir langsung berlari ke arah mereka, dan berusaha menyelamatkan wanita tersebut. Sungguh aksi kepahlawanan yang nyata.

Mengutip dari Oakland Press ., Pada pagi hari tanggal 3 Juli lalu, lima tentara marinir Angkatan Laut AS., Otto Thiele, Eric Goodman, Christopher Ehms, Lance Cpl. Antonio Martinez, dan Avelardo Guevera Osuna, telah mencapai mencapai puncak Gunung Fuji di Jepang, yang tingginya lebih dari 3.776 m.

Setelah mengambil beberapa foto pemandangan yang menakjubkan, mereka mulai menuruni gunung, namun tiba-tiba mendengar suara tangisan seseorang yang minta tolong.

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Marinir ini cepat-cepat berlari ke pejalan kaki yang memanggil mereka. Dua warga Jepang, Yoshihiro, dan putrinya, Moe Oda, berada dalam bahaya karena kekurangan oksigen, dan Oda sedang berjuang untuk bernapas.

“Kami semua berpikir pada saat yang sama dia harus turun dari gunung ini, entah bagaimana,” kata Martinez kepada NBC Philadephia .

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Yoshihiro meminjam telepon dari salah satu tentara marinir untuk memanggil ambulan, tapi ia beritahu bahwa kemungkinan ambulans tidak bisa mencapai posisi mereka.

Para marinir ini berpikir cepat, kemudian segera melepaskan kaus mereka untuk membuat tandu darurat untuk mengangkut gadis itu, yang sudah tidak responsif lagi.

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

“Kita semua mempelajari ini saat masa pelatihan, Anda bisa membuat tandu darurat dari kaus dan sepasang tongkat apa saja , atau apa pun yang bisa menyangga tubuh, jadi kami melakukannya. Kami menggunakan dua tongkat hiking dan mengikatkan kaos kami bersama-sama … dan mengangkut gadis itu ke tandu darurat ini,” tambahnya.

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Mereka membawa Oda sejauh dua mil sampai mereka tiba di pusat pengunjung, dan menyerahkannya kepada petugas medis.

Para marinir ini kemudian mengetahui bahwa wanita itu bisa diselamatkan dan dia sangat berterima kasih pada mereka.

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Mereka masing-masing mendapatkan Medali Prestasi Angkatan Laut dan Korps Marinir atas aksi kepahlawanan mereka itu.

“Hal-hal yang dilakukan para mariner itu di gunung itu tidaklah lazim, itu tidak terjadi setiap hari. Apa yang dilakukan para marinir ini, menunjukkan apa yang harus dibutuhkan oleh setiap tentara marinir di angkatan laut kami, ” kata Kolonel Forest Poole, komandan Resimen Logistik Tempur 35, kepada Oakland Press .

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Setelah cerita itu diangkat oleh media, Martinez berkata, “Saya tidak mengharapkan orang lain untuk mendengar kisah ini.”

Tapi, Martinez senang cerita ini terbit di beberapa media. “Anda selalu ingin teman dan keluarga Anda bangga pada diri Anda. Jadi mereka bangga dengan saya, mereka bangga dengan organisasi tempat saya berdiri dan tentunya negara kami juga ikut bangga. ”

“Jika saya hanya seorang rakyat sipil, saya akan berpikir, ‘Ada sesuatu yang harus dilakukan,’ tapi saya tidak tahu bagaimana harus bereaksi. Saya pasti bisa mengaitkan pelatihan marinir untuk melakukan itu, “tambahnya.

(Foto : Screenshot | 在 日 米海 兵 隊)

Yoshihiro juga mengucapkan terima kasih kepada para mariner tersebut, dengan memberi mereka korek api yang masing-masing diukir dengan nama mereka dan Gunung Fuji, tertanggal 3 Juli 2017, tulis Hefty .(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular