- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Anjing Ini Rela Mati demi Tuannya, Hal yang Dilakukannya Membuat Sang Tuan Tak Kuasa Menahan Diri untuk Memberi Hormat dan Terima Kasih di Hadapan Jasadnya..

Erabaru.net. Sejak dahulu kala banyak cerita tentang kepahlawanan dan kesetiaan anjing dalam menyelamatkan tuannya.

Baru-baru ini, di sebuah Desa Xin-gang, Chiayi County, Taiwan, juga dilaporkan adanya seekor “anjing pahalawan modern”.

Seekor anjing peliharaan berusia lima tahun melihat seekor ular berbisa di halaman rumah, demi melindungi tuannya agar tidak digigit, akhirnya anjing itu pun terluka saat bertempur dengan ular berbisa itu.

Karena bertepatan dengan hari libur, rumah sakit hewan juga tidak praktek, pemilik anjing itu terpaksa menunggu sampai besok, namun sayang anjing itu tak tertolong.

 Anjing itu cedera setelah digigit seekor ular dengan bentuk kepala segitiga, dan tak lama setelah itu terdengar suara mengaing, lalu keluar busa putih dari moncongnya, melihat itu pemiliknya pun panik lalu segera menghubungi dokter, tapi malang anjing itu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit

[1]

Pemilik anjing itu akhirnya mempersiapkan pemakaman pada anjingnya yang malang.

Saat mengantar kepergian terakhir anjingnya, si pemilik membungkukkan badan 3 kali memberi penghormatan terakhir pada anjingnya.

Dia mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat seekor ular hendak masuk ke dalam rumah, lalu terjadilah pertempuran sengit antara anjingnya dengan ular berbisa itu.

Naas bagi anjingnya ia terpatuk oleh ular itu, anjing setianya telah mengorbankan dirinya untuk menyelamatkannya.

Jasad anjing, dimasukkan ke dalam kantong plastik

[2]

Tampak sang tuan membungkukkan badan 3 kali sebagai penghormatan terakhir pada anjing setianya yang telah berkorban untuknya
[3]
Selain ikut berduka atas kematian anjingnya, kita juga bisa melihat sistem perawatan medis atas hewan yang tidak sempurna.

Jika terjadi kejadian darurat pada malam hari atau di saat libur seperti tragedi yang dialami anjing tersebut, mungkin tidak bisa mendapatkan bantuan medis apa pun, dan ini sangat bahaya bagi hewan piaraan.

Mudah-mudahan ke depannya tidak terulang lagi kejadian kejadian tragis di atas.(jhn/yant)

Sumber: bomb01