Wujud Misterius Alien yang Semakin Jelas Lain

334
Internet

Erabaru.net. Berikut ini artikel lanjutan Resensi Buku: Pengungkapan Kehidupan dari Luar Planet Bumi bagian (6)

Dalam proses itu, para penculik menggunakan metode telepati untuk berkomunikasi dengan Barney dan Betty, berulang kali memeriksa dan meneliti kondisi fisik pasutri tersebut.

Mahluk asing yang memeriksa Betty menjulurkan tangannya ingin mencabut giginya.

Dengan telepati Betty menanyakan apa yang mereka lakukan, mereka menjawab gigi Barney bisa dilepas, sedangkan gigi Betty tidak bisa dilepas.

Jadi Betty pun menjelaskan konsep “gigi palsu” pada mereka.

Ilustrasi kasus Barney dan Betty dalam sebuah film. (internet)

Dan perbedaan warna kulit Barney dengan Betty (satu kulit putih, satu kulit hitam), sepertinya juga membuat mereka kebingungan.

Salah seorang yang sepertinya pemimpin mereka menunjukkan gambar alam semesta pada Betty, menjelaskan letak planet mereka di galaksi ini.

Dalam kondisi masih terhipnotis Betty menggambar peta galaksi itu.

Pasutri Barney dan Betty Hill. (wikipedia)

Setelah itu kedua pasutri itu seolah dihapus ingatannya, dan dibawa kembali ke mobil.

Ketika Profesor Simon meminta kedua orang yang sedang terhipnotis itu menggambarkan wujud mahluk asing tersebut.

Mereka menggambar wujud para mahluk planet asing yang semuanya sama dan ini membuat Profesor Simon sangat terkejut.

Setelah terapi tersebut, pasutri itu akhirnya berhasil memetakan kembali ingatan mereka yang hilang dengan hipnotis selama 2 jam itu, dan terlepas dari belenggu lemah mental yang telah lama mereka derita.

Dan kejadian ajaib yang menimpa mereka banyak diberitakan, ditulis menjadi novel, serial TV dan media massa dan lain-lain.

Masih ada kelanjutan dari kisah pasutri Hill.

Pada musim panas tahun 1969, Marjorie Fish, seorang guru ilmu alam di negara bagian Ohio sekaligus seorang astronom amatir, menemukan suatu informasi yang mengejutkan dari peta galaksi yang digambar oleh pasutri Hill.

Ia membuat model tiga dimensi dengan matahari sebagai pusat, dan berharap dari gambar datar Betty itu, bisa merefleksikan secara tepat posisi tiga dimensinya.

Beberapa kali dicoba, Fish menempatkan belasan kelereng bermacam jenis dan berbeda warna dengan ukuran berbeda.

Lalu dihubungkan dengan tali nilon di dalam sebuah kotak besar, dan menyelesaikan sebuah model tiga dimensi yang berpusat pada matahari dengan radius 55 tahun cahaya dengan 46 buah bintang.

Hasilnya sama persis dengan peta galaksi yang digambarkan oleh Betty, yakni posisi tertentu di tengah galaksi.

Berdasarkan model tiga dimensi ini, dipastikan bahwa dua buah bintang utama pada peta galaksi tersebut adalah Zeta Reticulum I dan Zeta Reticulum II.

Dan bintang-bintang lain yang digambar Betty, sama persis seperti yang ada dalam ilmu astronomi, tepat tanpa kesalahan.

Lebih mengejutkan lagi adalah, bintang-bintang seperti Cliese 86.1, 95, 97 yang ditandai oleh Betty pada peta itu, pada waktu itu belum dikenal oleh manusia dan posisinya disalah-artikan sebagai bintang.

Betty yang sama sekali tidak mengenal astronomi bagaimana bisa menggambarkannya?

Pada waktu itu, di seluruh dunia belum ada orang yang tahu dimana posisi bintang-bintang tersebut, bagaimana Betty bisa mengetahuinya?

Semua pertanyaan itu mengundang pemikiran serius bagi masyarakat dunia.

Selama jangka waktu lama, pengalaman pasutri Hill, oleh banyak orang dianggap sebagai lelucon di saat senggang.

Namun demikian setelah memahami manusia planet asing kerap menyandera manusia.

Didapati bahwa para mahluk angkasa luar itu mungkin sedang merencanakan suatu proyek besar terhadap manusia, dan banyak manusia bumi yang secara sadar terlibat di dalamnya. (sud/whs/rp)

BERSAMBUNG