Ayahnya membawanya pergi

Photo yang tidak biasa ini beredar di internet, sangat memilukan, tapi juga membuat orang memikirkan, bagaimana membiarkan anak-anak memahami kematian?

Orang dewasa tidak bisa menghindari masalah ini, meski dalam keluarga mereka belum menemui kematian, anak-anak akan mendengar tetangga atau anak yang kebetulan mengatakan hal seperti itu. Bagaimana menceritakan kepada mereka apa arti kematian?

Jika Anda mengatakan kepada mereka bahwa hidup dan mati adalah sesuatu yang setiap orang harus temui, seperti bunga dan pohon, mungkin mereka bisa mengerti.

Ada sebuah buku yang layak direkomendasikan kepada anak yang berusia antara tiga sampai sembilan tahun, yang berjudul The Fall of Freddie The Leaf (Selembar Daun yang Terjatuh). Buku kisah tentang kehidupan ini telah beredar dalam sirkulasi lebih dari 18 juta eksemplar di AS.

Penulis buku tersebut adalah Leo Buscaglia ( 1924-1998), mantan profesor pendidikan khusus di University of Southern California, yang menciptakan dongeng ini pada tanggal 1 Juni 1982.

Ceritanya menggambarkan sebuah daun melalui proses kehidupan empat musim: kuncup di musim semi, kehidupan di musim panas, kuning di musim gugur, gugur dan jatuh di musim dingin, menjadi lumpur di musim semi. Ceritanya menjelaskan mengapa orang hidup, bagaimana kematian, dan siklus hidup dan mati.

Di negara Barat, banyak sekolah memiliki materi dan kursus pengajaran “pendidikan kematian”. Pelajaran ini diajarkan di taman kanak-kanak dan Sekolah dasar di seluruh Amerika Serikat.

Guru akan membimbing siswa berbicara tentang topik kematian; menjelaskan kepada mereka hubungan antara hidup dan mati, bagaimana cara memperbaiki, sehat dan wajar melihat kematian; untuk menghilangkan rasa takut akan kematian terhadap anak-anak, sehingga mereka mengerti untuk memaafkan orang lain, pentingnya memperhatikan dan menghargai kehidupan.

Share

Video Popular