Erabaru.net. Royce dan Keri Young merasa senang dan gembira menerima bayi kedua mereka. Pada usia kehamilan 19 minggu, keduanya pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan USG, untuk memeriksa kesehatan bayi dan mengetahui jenis kelamin mereka.

Namun, keluarga ini menemukan berita yang tak terduga dan sangat menghancurkan hati. Bayi itu menderita anencephaly.

Anencephaly adalah kondisi yang sangat langka (terjadi pada 3 kasus dari 10.000 kehamilan) yang terjadi saat lobus frontal pada otak bayi tidak berkembang dengan baik. Probabilitas hidup bayi inipun sangat kecil, bahkan hanya 0%.

Mendengar berita tersebut, keluarga Young merasa sangat hancur.

Dokter memberi mereka dua pilihan, yaitu untuk mengugurkan kehamilan pada saat itu juga atau tetap menjaga hingga waktu kelahirannya tiba, namun mereka harus siap jika melahirkan bayi dalam kondisi  meninggal.

Dokter memberi pasangan itu 48 jam untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan dan, tentu saja, ini tidak mudah bagi mereka.

Source: Aylor Photography

Pada akhirnya, pasangan tersebut memutuskan untuk melanjutkan kehamilan mereka dan member nama putri mereka Eve, yang berarti “memberi kehidupan.”

Misi Eva di dunia ini adalah menyumbangkan organ tubuhnya agar anak-anak lain bisa berharap hidup yang tidak dimilikinya.

Ketika Keri melahirkan, jantung Eve tiba-tiba berhenti berdetak. Pasangan itu bergegas ke rumah sakit, tapi Eve sudah meninggal. Para dokter mencoba untuk mengeluarkan bayi Eve, tapi tidak ada yang bisa dilakukan, bahkan organ mereka pun tak bisa diselamatkan.

Pasangan itu merasa hancur, karena mereka benar-benar berharap Eve bisa memenuhi misinya: membantu anak-anak lain. Namun, itu sepertinya tidak mungkin terjadi.

Ketika mereka menyerah, berita bagus datang: ada bayi yang membutuhkan kornea dan mata Eve masih bisa disumbangkan.

Pada akhirnya, Eve telah berhasil menyelesaikan misinya di dunia. Sekarang sebagian kecil dari diri Eve akan hidup di tubuh orang lain, memenuhi impian terbesar orangtua mereka. (intan/asr)

Sumber : perfecto.guru

Share

Video Popular