Erabaru.net. Seekor bayi paus Bungkuk terdampar di Pantai Rasa di luar ibukota Rio, Brasil. Lebih dari 300 orang datang untuk menyelamatkannya, menyiramkan air ke tubuhnya agar tidak mengalami dehidrasi dan kepanasan.

Setelah berhasil dikembalikan lagi ke lautan, mamalia laut itu seperti mengucapkan “terima kasih” dengan cara yang sangat menakjubkan.

Bayi paus Bungkuk yang tampak stres ditemukan terdampar oleh warga pada hari Rabu lalu. Dan lebih dari 300 orang berusaha bersama untuk menyelamatkan bayi paus yang menderita itu.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Karena terdampar di daratan, mamalia laut itu pun tidak dapat bergerak, karena ia terbiasa hidup di tengah laut.

Ia harus mendapat bantuan segera untuk mencegah kerusakan organ dalam tubuhnya. Ahli biologi mengatakan bayi mamalia laut itu mengalami masalah pernapasan, namun ia masih berjuang untuk bertahan hidup, bergerak dan membuka matanya.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Para warga pun berusaha membantu mengembalikan bayi paus Bungkuk itu ke habitat aslinya. Ada yang menggali pasir di sekitar bayi paus agar air laut bisa mengalir masuk dan menjaga bayi itu agar tetap hidup. Mereka melakukan ini secara bersama-sama.

Insiden tersebut dibenarkan oleh salah satu warga bernama Karolla, kepada sebuah koran lokal Folha de Buzios.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Karolla mengeluh bahwa pihak yang berwenang lambat memberikan tanggapan untuk memberikan bantuan untuk membantu menyelamatkan paus. Untungnya, pemadam kebakaran dan ahli lingkungan hidup segera turun tangan.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Butuh setengah hari untuk menyelamatkan bayi paus yang terdampar itu. Akhirnya, tali-tali dipasangkan di sekeliling tubuhnya untuk mengangkatnya ke laut dengan alat berat.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)
(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Sebuah video yang menangkap momen menakjubkan ini, dimana saat paus akhirnya bisa diseret ke laut lagi. Banyak warga berteriak tanda gembira dengan mengangkat tangannya dan banyak juga yang menangis bahagia saat ikan paus ini mulai berenang sendiri ke lautan Atlantik Selatan.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Mereka berteriak gembira saat bayi paus itu “berterima kasih” pada penyelamatnya, ditandai dengan lambaian siripnya sebelum kembali ke laut dalam. Ia diketahui sudah terdampar selama hampir 24 jam.

(Foto : Screenshot | SHOCKING NEWS)

Banyak masyarakat yang saling mengucapkan selamat atas penyelamatan yang mengharukan ini.

“Hewan itu tidak memiliki bekas luka atau tanda yang menunjukkan adanya tabrakan dengan kapal,” kata ahli biologi Marcelo Rodrigues Tardelli kepada G1. “Mungkin hewan itu sedang bepergian dengan induknya dan tersesat, sehingga ia malah terdampar di pantai sendirian.”

Pada bulan Juli sampai bulan September, paus Bungkuk memang mendekati tepi laut di Rio untuk kawin, sebelum kembali ke laut lepas.

Para ahli percaya bahwa bayi itu terpisah dari induknya saat bermigrasi di dekat Pantai Rasa dalam perjalanan mereka ke Antartika.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular