Oleh : Ryan Moffatt

Erabaru.net. Benjamin Franklin memiliki kehidupan yang paling luar biasa yang pernah tercatat dalam sejarah. Dia pergi dari tempat pengasuhan untuk mendirikan sebuah negara.

Bahkan standarnya pun mengacu kepada standar modern masa kini, di mana Franklin menjadi orang yang sibuk demi mengejar keunggulan dan keberhasilan dalam banyak usaha yang ia lakukan setiap waktu.

Benjamin Franklin | Domain publik

Pernahkah Anda membuat daftar pro dan kontra? Anda bisa berterima kasih kepada Franklin karena membuat tugas Anda semakin mudah.

Pria yang juga merupakan seorang jurnalis ini memang rajin membuat format untuk melacak tujuan dan prestasinya sehari-hari, meminta pertanggungjawabannya atas apa yang dia tulis selama ia bekerja sebagai seorang jurnalis.

Franklin mengambil pendekatan yang berbeda terhadap penkerjaannya. Sementara kebanyakan dari kita diajarkan untuk menuliskan dan memvisualisasikan tujuan kita, kita jarang diajarkan untuk mengukurnya terhadap serangkaian kode moral.

Di sinilah yang membedakan metode Franklin dengan metode yang dibuat oleh orang lain.

Potret Benjamin Franklin yang dilukis oleh Joseph Duplessis, sekitar tahun 1785 | domain publik

Franklin menciptakan 13 kebajikan kardinalnya sendiri. Dia mendasarkan tujuan dan tindakan sehari-harinya dengan menerapkan ke-13 kebajikan ini dan dia sendiri bertanggung jawab untuk melacak kemajuannya berdasarkan ke-13 kebajikannya tersebut.

Dia akan menempatkan titik hitam kecil di samping kebajikan yang tidak dilakukannya dengan baik pada hari itu.

Di penghujung hari, dia harus dengan jujur melaporkan kembali ke dirinya sendiri tentang hal-hal atau kebajikan apa yang berhasil ia terapkan pada hari ini, dan melihat ke cermin untuk menentukan apakah dia memenuhi standar yang dirinya tetapkan.

Benjamin Franklin Menggambar Listrik dari Langit, dilukis oleh Benjamin West, sekitar tahun 1816 | domain publik

Setiap minggu, dia akan fokus untuk menerapkan satu kebajikan dan terus melacak kesalahan apa yang membuatnya tak bisa menerapkan kebajikan tersebut. Setelah seminggu ia berhasil menerapkan satu kebajikan dalam hidupnya, dDia kemudian akan beralih ke kebajikan berikutnya.

Melalui metode ini, dia akan menjalani empat siklus setiap kebajikan setiap tahunnya. Pendekatan pragmatis ini memastikan bahwa dia bisa memberi pengaruh yang sama terhadap setiap kebajikannya, menghasilkan pendekatan yang seimbang secara keseluruhan.

Kejeniusan Franklin adalah bahwa dia berkeras untuk menciptakan kebajikan intrinsiknya sendiri berdasarkan introspeksi dan definisi integritas pribadi yang ketat.

Mereka berasal dari suara hati, dan mereka dipilih secara khusus untuk memperbaiki karakternya. Dia memiliki titik awal yang tepat.

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds