Erabaru.net. Tikus raksasa Afrika (Africa Giant Pouched Rat) ini adalah bagian dari Organisasi Penyapu Ranjau Antwerpen Belgia (APOPO). Organisasi non pemerintah ini terus melatih jenis tikus jumbo ini untuk membantu mendeteksi ranjau.

Dalam mendeteksi ranjau, selama beberapa tahun ini telah mencapai keberhasilan tertentu, dan hewan pengerat ini pun telah menjadi pahlawan alternatif yang telah menyelamatkan nyawa manusia tak terhitung jumlahnya.

Tikus raksasa Afrika dapat dijumpai hampir di seluruh Afrika. Indra penciuman mereka sangat sensitif, selain mudah untuk dilatih, biayanya juga lebih murah daripada melatih anjing atau gajah.

Meskipun bertubuh jumbo tapi bobotnya ringan, meski menginjak ranjau juga tidak akan meledak, hal ini lebih memberi rasa aman bagi personil penjinak ranjau maupun tikus itu sendiri.

Jenis tikus raksasa ini ketika berusia 4 minggu sudah memulai pelatihan, setelah dilatih beberapa bulan mereka mampu mengendus zat TNT yang terkandung di dalam ranjau darat dan menjadi anggota pelopor penjinak ranjau.

Begitu berhasil mendeteksi ranjau, mereka mendapatkan pisang dan buah lainnya sebagai hadiah.

Jenis tikus raksasa Afrika ini mudah dimotivasi dengan hadiah makanan, itu sebabnya mereka sangat efektif dalam mendeteksi ranjau.

Tikus ini sangat yang terampil, dalam tempo 20 menit dapat mendeteksi area seluas 200 meter², yang setara dengan prestasi kerja personil penjinak ranjau dengan pendetektor yang beroperasi terus-menerus selama 25 jam.

Selama bertahun-tahun ini, tikus-tikus jumbo penjinak ranjau ini bertugas di Negara-negara Mozambik, Tanzania dan Angola dengan hasil yang luar biasa.

Dan saat ini juga sedang disebarluaskan ke perbatasan Thailand dan Kamboja, serta di wilayah penebaran ranjau yang berdampak mematikan terhadap penduduk sekitar. (hui/yant)

Share

Video Popular