Erabaru.net. Ketika kita melihat barang-barang yang sangat mahal di toko, penting untuk merawatnya dengan sangat hati-hati dan lembut.

Dan jika Anda seorang turis di negara asing, Anda harus lebih berhati-hati, karena undang-undang di sana bisa sangat berbeda dengan negara Anda.

Setelah membaca cerita ini, Anda akan berpikir dua kali untuk bermain-main di toko souvenir saat Anda sedang berlibur.

Wanita Tiongkok ini sedang mengunjungi Kota Ruili, Provinsi Yunnan. Dia memutuskan untuk memasuki toko suvenir batu giok dan melihat barang-barang di etalase pajangan.

Batu giok sendiri merupakan batu hias yang sangat berharga di Tiongkok, dan diyakini bisa membawa kesehatan dan umur panjang bagi orang yang menggunakannya.

Shutterstock / vvoe

Segera, perhatian turis ini tertuju pada sebuah gelang hijau, yang indah tapi sangat sederhana. Wanita inipun ingin mencobanya.

Shutterstock / vvoe

Ketika dia memegang gelang dan berusaha memakainya di tangannya, gelang ini tergelincir dari tangannya, jatuh ke lantai dan pecah menjadi dua bagian.

Dia tahu dia harus membayar barang yang dia pecahkan, tapi dia tidak tahu harganya.

Dengan cepat, pemilik toko mendekatinya dan memberitahukan kepadanya bahwa batu giok itu dijual dengan 300.000 yuan, atau kira-kira lebih dari 500 juta rupiah.

Wanita itu berubah pucat dalam hitungan detik dan panik. Lalu ia kehilangan kesadaran dan pingsan.

Pengunjung lain dari toko ini pun mencoba untuk menyadarkannya kembali. Keluarganya segera datang dan meminta potongan harga kepada si penjual, tapi sayangnya mereka menolak.

Shutterstock / vvoe

Pihak keluarga pun memang seorang pengrajin perhiasan lain untuk mengevaluasi aksesori yang rusak.

Dia mengatakan bahwa harga sebenarnya adalah 180.000 yuan, yang setara dengan sekitar 350 juta rupiah.

Keluarga inipun terpaksa harus menyetujui untuk membayar gelang giok dengan harga mahal ini.

Sayangnya, mereka tidak punya banyak uang dan hanya bisa membayar sekitar 100 juta rupiah.

Sekarang, mereka harus bekerja keras dan mengembalikan sisa uang gelang giok dari hasil sebagian besar upah mereka.

Bagaimanapun, mereka tidak akan pernah melupakan liburan menyedihkan ini. (intan/rp)

Share

Video Popular