Erabaru.net. Mungkin judul artikel ini akan mengejutkan banyak orang ketika membacanya. Hampir semua orangtua mencurahkan kasih sayangnya tanpa pamrih pada anak-anaknya, dan ketika para orangtua tidak merasa bosan berulang kali mengatakan “Apa yang ayah-ibu lakukan ini semuanya demi kebaikanmu,” nak, ucapan ibu ini jelas sangat lemah, mungkin ibu telah menjadi orang asing di mata orang lain.

Nak, kamu harus percaya kalau ibu cinta dan sayang sama kamu, tapi ibu tidak ingin cinta dan kasih sayang ini menjadi bebanmu.

Tanpa persetujuanmu, ibu telah mambawamu ke dunia yang kompleks ini, jadi, saat kamu belum dewasa, dan saat kamu belum punya kekuatan sendiri menghadapi badai, ibu berkewajiban untuk membesarkanmu sedikit demi sedikit, dan berkewajiban mengajarimu pengetahuan dan keterampilan hidup.

Dalam perjalanan hidupmu, ibu telah mengorbankan terlalu banyak waktu dan pengalaman hidup, tapi tahukah kamu ? Kita (ayah-ibu) melihatmu tumbuh besar dari hari ke hari, melihatmu pertama kali belajar berjalan, belajar berbicara, belajar makan sendiri dan sebagainya.

Dan, karena kamu, ibu juga telah merasakan sekian banyak pertama kalinya dalam kehidupan.

Ibu ingin mengucapkan terima kasih padamu, karena kamulah sehingga ibu bisa merasakan sukacita sebagai seorang ibu untuk pertama kalinya, pertama kali merasakan kehamilan, pertama kali melahirkan, pertama kali menyusui, pertama kali mendengar ada orang yang dengan lembut memanggilku “ibu” dan sebagainya. Karena adanya kamu, perjalanan hidup ibu baru terasa lebih lengkap!

Namun, ibu harus memberitahumu : Nak, kamu bukan segalanya dalam hidup ibu, begitu juga ibu, bukan pelindungmu.

Suatu hari nanti kamu akan tumbuh dewasa, dan kamu seharusnya memiliki duniamu sendiri, sementara ibu juga tidak akan karenamu lalu melepaskan keinginan hidup ibu sendiri.

Meski di dunia luar penuh dengan godaan dan risiko, tapi ia jauh lebih baik kita miliki daripada sebuah keluarga kecil.

Di dunia yang maha luas itu, kamu akan mengenal banyak orang yang berbeda-beda, dan akan mengalami banyak hal yang tidak pernah kamu alami, itu semua akan menjadi kekayaan hidup kamu yang paling berharga.

Jika kamu merasa capek, lelah dan rindu rumah/keluarga, ibu akan menyambutmu kapan saja.

Jika kamu takut, tidak berani melangkah maju, ingatlah : Ibu akan selalu di dekatmu.

Saat usiamu masih kecil, mungkin ibu akan sangat keras, dan terkadang tidak bisa menahan diri untuk melampiaskan amarah kepadamu, tapi ini adalah (proses) pertumbuhan, bukan?

Ibu tidak ingin kamu tumbuh dewasa tanpa batu sandungan, juga tak ingin kamu hanya menjadi anak yang selalu menurut tanpa pendirian, kamu boleh nakal sesekali, keras kepala.

Jadi, ibu juga bisa sesekali marah padamu, dan sesekali melampiaskan emosi ibu. Ibu banyak kekurangan, jadi ibu juga tidak akan menuntutmu harus sempurna.

Karena kamu bukan segalanya dalam hidup ibu, jadi, ibu tidak akan melakukan segala upaya untuk meratakan jalanmu (perjalanan hidup), juga tidak akan mengeluarkan biaya di luar kemampuan ayah dan ibu untuk memilih sekolah, pekerjaan bagimu, dan tidak akan membeli pakaian, mainan mahal yang hanya bisa dipakai anak-anak orang kaya.

Masa kecil ibu hanya ditemani burung, bunga, serangga dan jalan setapak, tapi sedikit pun ibu tidak menganggap masa kecilmu jauh lebih bahagia daripada ibu.

Karena kamu bukan segalanya dalam hidup ibu, jadi, ibu tidak akan mengeluarkan uang untuk membiayai kursusmu yang tak berujung, kecuali kamu sendiri yang mau.

Ibu juga tidak akan menemanimu selama 24 jam non stop, kamu harus memiliki waktu sendiri, sementara ibu juga punya pekerjaan sendiri.

Karena kamu bukan segalanya dalam hidup ibu, jadi, ibu tidak akan memaksamu harus ranking pertama, juga tidak akan menuntutmu harus sukses.

Kehidupan ibu dan ayah juga biasa-biasa saja dalam sepanjang hidup ini, jadi atas dasar apa menuntutmu harus melebihi kami ? Apa yang disebut dengan sukses itu ? Kalau kamu bahagia, ibu pun sudah merasa sukses.

Karena kamu bukan segalanya dalam hidup ibu, jadi ibu tidak akan memintamu harus berbakti, dan tidak akan selalu menggunakan kata bakti untuk membelenggumu.

Kamu bebas kemana pun, juga boleh memilih meninggalkan orangtua pindah ke tempat yang berbeda, selama kamu merasa bahagia, ibu akan selalu mendo’akanmu.

Terakhir ibu mengatakan bahwa tidak ada orang yang sempurna di dunia ini, begitu juga kamu, dan juga ibu, tidak sempurna. (jhn/yant)

beauties.life/Jhony

VIDEO REKOMENDASI

Share
Tag: Kategori: KELUARGA PARENTING

Video Popular