Erabaru.net. Badai Harvey telah melakukan cukup banyak kerusakan. Baru-baru ini, Texas menjadi wilayah yang diterjang Badai Harvey.

Banjir yang bersejarah telah menyebabkan bencana dahsyat di daerah Houston. Meskipun gelombang pertama telah berakhir, badai dan banjir ini diperkirakan akan terus berlanjut dan mengancam sebagian besar kawasan ini.

Namun, di tengah kekacauan itu ada sejumlah cerita inspiratif dan heroik tentang orang-orang yang membantu di tengah bencana yang mengancam jiwa manusia tersebut.

Dalam cerita ini, seorang reporter lokal kebetulan berada di tempat dan waktu yang tepat.

Ceritanya dimulai saat Brandi Smith melaporkan kondisi terakhir di Houston, tentang bencana Badai Harvey.

Meskipun dia ditugaskan untuk melakukan liputan berita dasar tentang banjir di daerah tersebut, ia buru-buru mengalihkan pandangannya saat ia melihat sesuatu di tengah banjir.

Meskipun tidak banyak mobil berlalu lalang di jalanan yang banjir, Smith melihat ada sebuah truk yang akan melintasi jalan itu.

Smith melihat bahwa di dalam truk itu terdapat seorang pria yang masih terperangkap di dalamnya.

Tetap saja, Smith masih melakukan pekerjaannya saat ini sedang terjadi dan menceritakan kesempatan itu:

“Lampu menyala di truk ini dan wiper kaca depan akan melaju dan saat kita semakin dekat, sepertinya ada seseorang di dalamnya.”

Setelah dia sadar, Smith mencoba memanggil orang yang berada di dalam truk, namun tidak berhasil.

Tetap saja, dia tahu dia harus melakukan sesuatu untuk membantu pria yang terjebak dalam truk itu. Pada saat itu, seorang polisi setempat melintasi jalanan itu.

Smith langsung berlari untuk menghentikan mobilnya dan memberitahu polisi tersebut tentang pria yang terperangkap dalam truk itu.

Polisi itu mengatakan kepada Smith bahwa seorang pria lain berumur 18 tahun yang mengendarai kendaraan beroda di jalanan telah menemui kematiannya dalam situasi yang sama, setahun yang lalu.

Karena pemikirannya yang cepat, sang polisi bisa meluncur ke jalanan banjir dekat sopir truk.

Pada saat itu, truk itu sudah hampir tenggelam karena banjir dan sopir truk harus mendekam di dalam truk dan menunggu bantuan.

Untungnya, petugas polisi bisa segera sampai ke supir truk, menariknya melalui jendela dan membawanya ke kapal dengan aman.

Seluruh pengalaman begitu menggetarkan sehingga Smith pun tak lupa melaporkan kejadian ini.

“Saya merasa seperti saya akhirnya bisa bernapas lega bahwa dia baik-baik saja.”

“Nasibnya tidak akan sama dengan pria yang kehilangan nyawanya di sini setahun silam, yang sama-sama berada dalam situasi hampir sama. . . dan siapa bilang kalau awak penyelamatan tidak ada di sini, dan orang-orang ini tidak berhenti, ceritanya pasti akan berbeda. ”

Cerita ini telah diposting di berbagai media sosial termasuk Twitter, di mana telah di-retweet hampir 30.000 kali.

Terlepas dari kesedihan dan rasa sakit yang disebabkan oleh Badai Harvey bagi penduduk asli Houston, orang-orang yang berani seperti Smith dan polisi di tempat kejadian pada hari itu membantu membuat situasi ini sedikit lebih mudah ditangani.

Meski begitu, orang-orang Houston bisa menggunakan semua bantuan yang bisa mereka dapatkan.

Mesin pencarian cepat Google menampilkan kotak sumbangan khusus untuk bencana “Badai Harvey” agar mempermudah para donator untuk menyumbang. Jika bisa, mohon pertimbangkan untuk menyumbang.

Semoga bencana di Houston segera berakhir, dan masyarakat bisa diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan bencana ini.

(intan/asr)

Sumber: YouTube/KHOU 11, The Daily Beast

Share

Video Popular