Erabaru.net. Pada tahun 2016, seorang guru di Texas, AS, sedang mengantri untuk membayar beberapa perlengkapan sekolah yang dia beli untuk murid-muridnya.

Tiba-tiba, ada seorang asing yang mengajukan pertanyaan kepadanya.

Ketika dia mendengar alasannya untuk membeli persediaan untuk muridnya, dia membayarnya, dan membiarkannya menangis.

Ketika Sabrina Drude, seorang guru di Sekolah Menengah Francis Scobee di San Antonio membawa troli yang penuh dengan pensil, spidol, dan buku catatan ke kasir Walmart untuk membayar, seorang pria yang mengantri di dekatnya melihat barang belanjaannya.

Dia kemudian bertanya mengapa dia membelinya begitu banyak, sedangkan dia sendirian tidak anak bersamanya.


(Foto : Facebook | Spirit FM Morning Show)

“Saya mengajar di daerah dimana masyarakatnya berpenghasilan rendah. Beberapa anak didik saya tidak mampu membeli barang yang biasa dibeli teman sebayanya. Saya tidak ingin mereka harus menghadapi rasa malu tersebut,” kata Sabrina kepada CBS News.

Mendengar ceritanya, pria itu menawarkan diri untuk membayarnya, tapi Sabrina mengucapkan terima kasih dan dengan sopan menolaknya.

Namun, ketika total belanjaanya sebesar 97 dolar AS , pria tersebut dengan cepat membayarnya.

“Dia berkata, ‘Letakkan dompetmu, aku akan membayarnya’. Saya pun tak kuasa menahan air mata saya. Itu adalah hal paling manis yang pernah saya dengar.”

Pria yang diketahui bernama Lester Brown, menjelaskan kepada Sabrina mengapa dia menawarkan untuk membayarnya, padahal ia tidak kenal dengan Sabrina.

“Karena banyak guru yang tidak mendapatkan pengakuan yang sebenarnya pantas untuk mereka dapatkan,” jawabnya.

(Foto : Facebook | Spirit FM Morning Show)

Sabrina tersentuh dan terinspirasi oleh tindakan Brown. tersebut

“Ini persis tipe orang yang ingin saya ajarkan pada anak didik saya. Saya ingin dia menginspirasi murid-murid saya seperti dia menginspirasi saya. Jika ada anak-anak saya tumbuh menjadi orang sebaik dia, saya pasti sangat bangga,” ujar Sabrina.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular