Erabaru.net. Saat mengemudi ke pemakaman putri mereka, pasangan asal Louisiana yang sedang berduka itu ditilang oleh seorang petugas polisi karena mereka berkendara ngebut.

Setelah mengetahui tujuan mereka, dia malah mempersilahkan pasutri ini untuk mengendarai mobilnya dengan kencang, dan menawarkan sebuah doa sebagai gantinya, yang membuat wanita itu menangis!

Memang, cobaan hidup hampir terlalu sulit untuk dihadapi. Ini adalah hari yang menyedihkan yang terjadi pada September 2015 saat Maxine Morgan mengemudi dengan suaminya, Jimmy.

Pasangan tersebut sedang berkendara melalui Paroki Bossier ke upacara pemakaman putri mereka di Shreveport.

Maxine tidak dapat fokus saat dia mengemudikan mobilnya karena dirundung duka yang mendalam akibat kematian putrinya.

Photo credit: Video Screenshot | Wmcactionnews5.

“Jadi saya benar-benar tidak memperhatikan kecepatan saya di jalan,” kata Maxine kepada KSLA .

“Saya memang mengemudi. Tapi pikiran saya benar-benar tidak fokus ke mobil yang saya kemudikan”.

Saat itulah seorang Deputi Polantas bernama Jackie Loveless  menangkapnya dan menghentikan laju mobil mereka.

“Saya sedang bertugas di depan Taylor’s Grocery. Ketika mereka melintas, mereka melaju dengan kencang, melebihi batas kecepatan yang diizinkan di jalan ini. Saya pun bergegas untuk menghentikan mobil mereka segera,” kenang deputi Paroki Bossier ini.

Seperti penghentian lalu lintas yang lainnya, Jackie berjalan ke jendela samping pengemudi dan menyapa mereka.

“Selamat siang, apa kabar?”

Lalu bertanya, “Bu, apakah Anda tahu Anda sedang melaju dengan kecepatan tinggi?”

Photo credit: Video Screenshot | Wmcactionnews5.

Setelah mengetahui bahwa pasangan tersebut sedang menuju pemakaman putrinya, yang telah meninggal beberapa hari sebelumnya, Jackie menawarkan sebuah doa untuk putrid Maxine, bukan sebuah surat tilang.

“Saya bertanya kepadanya, Bu, apakah Anda keberatan jika saya ikut mendoakan putri Anda?”

Maxine pun terdiam karena terkejut mendengar tawaran polisi ini.

Jackie pun mengambil tangan Maxine dan mengulurkan tangannya pada suaminya, yang duduk di sisi penumpang.

Sementara Jackie sedang mengucapkan doa untuk putri Maxine, ibu yang berduka ini pun mulai menangis karena rasa syukur.

“Di tengah doa, dia meraih dan memegang erat tangan saya. Dan air mata saya pun mulai menetes, saat ia mulai melontarkan doa untuk putri saya. Walaupun saya berusaha untuk menahan agar tidak menangis, namun, air mata ini tentu saja merupakan air mata penuh syukur dan apresiasi atas kebaikan hatinya,” kata Maxine.

Photo credit: Video Screenshot | Wmcactionnews5.

“Sikap Jackie juga mengingatkan saya bahwa putri saya telah tiada, dan saya harus ikhlas melepas kepergian salah satu anak saya,” tambahnya.

Kantor Kepolisian Bossier Parish membagikan kisah sepenuh hati ini dalam sebuah postingan Facebook.

“Seorang polisi bernama Jackie Loveless adalah seorang pria yang mencintai Tuhannya … dan sesama mansia,” tulisnya.

“Jackie bukanlah orang yang mencari sorotan, tapi dia benar-benar layak mendapatkan kehormatan ini!”

Maxine dan suaminya tergerak oleh sikap ramah Jackie ini, saat ia menyempatkan diri untuk berdoa bersama mereka.

Photo credit: Video Screenshot | Wmcactionnews5.

Mereka mungkin akan selalu mengingat malaikat yang menawari sedikit hiburan dan kehangatan pada hari anak perempuan mereka dikebumikan.

“Sikapnya sangat menyentuh hati saya,” cerita Axine.

“Saya pikir dia adalah keajaiban kita di hari itu.”

“Kami membutuhkan sesuatu yang menghangatkan hati kami saat hari itu, dan dia memberikan kehangatan dan kelembutan hatinya kepada kami,” imbuhnya.

Para warganet juga berbagi apresiasi mereka di Facebooknya.

“Kami membutuhkan lebih banyak petugas kepolisian seperti Jackie Loveless!” tulis seorang pengguna Facebook. (Intan/rp)

Share

Video Popular