Erabaru.net.  Jalinan perasaan antar keluarga seringkali tak tergantikan, dan tidak bisa dikuantifikasi.

Ini adalah cinta sejati yang paling tulus, paling tidak memperhitungkan hubungan kepentingan, bahkan rela mengorbankan perasaannya sendiri.

Ada sebuah kisah tentang sepasang kakak beradik yang akan membuat kita tak tahan meneteskan air mata.

Ilustrasi, bukan tokoh dalam cerita. Sumber WeChat

Di Henan, Tiongkok, ada sepasang kakak beradik, sang kakak bernama Wang Yue yang berusia tujuh tahun, menderita penyakit langka “osteopetrosis” atau juga dikenal sebagai “marble bone disease”( Penyakit turunan langka yang membuat tulang penderita mengeras dan menebal secara tidak normal, serta mudah patah).

Seluruh tubuh akan mengeras menjadi kapur secara bertahap, kemudian kehilangan fungsi Hematopoiesis (proses pembentukan komponen sel darah), adalah semacam penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian kapan saja.

Sumber WeChat

Awalnya orangtua Wang Yue berencana mengumpulkan biaya untuk kemotrapi sang kakak, namun, tak disangka pada saat demikian terdengar kabar buruk yang mengejutkan.

Adik perempuannya yang baru berusia 1.5 tahun didignosis juga mengidap penyakit “osteopetrosis” yang sama dengannya.

Sumber WeChat

Kabar yang mengejutkan ini seketika membuat orangtua mereka bingung tidak tahu apa yang sebaiknya dilakukan, dan tak disangka sang kakak Wang Yue berkata seperti ini.

Setelah tahu adik perempuannya juga menderita penyakit yang langka seperti itu, Wang Yue pun berkata pada ayahnya, “Ayah, kalau memang tidak mendapatkan uang pinjaman yang cukup, biarlah aku lepaskan pengobatan ini! Aku punya sedikit uang.”

Kemudian Wang Yue memecahkan celengan uangnya, mengambil semua recehan untuk tambahan biaya pengobatan adiknya.

Sumber WeChat

Tindakan sang kakak Wang Yue membuat orangtuanya menangis haru.

Sumber WeChat

Sang ibu seketika memeluk erat Wang Yue sambil berkata, “Maafkan ibu nak, ayah-ibu yang tidak berguna, tidak mampu mengumpulkan uang untuk biaya pengobatanmu, kami benar-benar minta maaf.”

Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan dan transplantasi sumsum tulang setidaknya butuh 500 ribu yuan atau sekitar Rp.980 juta.

Bagaimana pun mereka berusaha mencari pinjaman juga hanya mampu mengumpulkan sekitar Rp. 400 juta, benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi mencari solusinya.

Para netizen yang membaca kisah itu pun membantu memberi semangat, “Menyedihkan! Saya tak sanggup membantunya, saya hanya berharap ada orang-orang baik hati yang bisa membantunya melewati masa sulit.”

Selain itu, ada juga netizen yang menyerukan agar orang-orang yang mampu bisa mengulurkan tangannya membantu mereka, “Sadarlah dan segera sumbangkan dana bantuan untuk mereka!”

Wang Yue, sang kakak meski baru berusia 7 tahun, tapi dia memiliki empati yang mengagumkan dengan pengorbanan dirinya sendiri.

Tindakan sang kakak benar-benar menyentuh kalbu sekaligus mengagumkan.

Semoga Wang Yue bisa bertemu dengan orang-orang dermawan yang bersedia membantunya melewati kesulitan ini, dan yakinlah Tuhan akan menurunkan berkah-Nya untukmu! (jhony/rp)

Sumber: wechatpress

Share
Kategori: Headline

Video Popular