Erabaru.net. E-tilang ternyata tak hanya di Surabaya, sejumlah ruas di jalanan pusat kota Jakarta sudah dipasangi kemera CCTV untuk urusan tilang.

Tak jelas ada beberapa titik yang sudah terpasang untuk memantau para pelanggar lalu lintas ini, tentunya hanya polisi dan dishub yang mengetahuinya.

Misalnya, ketika asyik main handphone saat mengemudi bahkan menerobos lampu merah, melanggar marka dan rambu lalu lintas, jangan kaget tak pernah disuruh ke pinggir jalan oleh polisi lalu lintas. Tiba-tiba saja surat tilang langsung dikirim ke rumah.

Bahkan kabar e-tilang sudah menyebar melalui percakapan media sosial. Info beredar ini sempat menjadi polemik.

Kabar yang beredar ini dikonfirmasi oleh wartawan kepada Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa.

Menurut Irjen Royke, rekaman yang dipasang oleh petugas kepolisian ini yakni kamera tersembunyi tentunya tak kelihatan oleh para pengendera. Kakorlantas menegaskan semua pelanggar akan diawasi dan direkam kejadiannya.

“Ini bukan hanya menangkap pelanggaran yang main handphone saja. Tapi bisa menilang yang menerobos lampu merah dan lain-lainnya,” katanya kepada Tribunnews

Suasana di Jalan Rasuna Said, Jakarta (Google Street View)

Untuk diketahui, sejak 1 September 2017 kawasan di Kota Surabaya juga sudah diterapkan dengan e-tilang. Nantinya pelanggar lalu lintas akan dideteksi melalui kamera CCTV yang sudah terpasang pada sejumlah ruas jalan di kota ibu kota Provinsi Jawa Timur itu.

Apa yang dilakukan di Surabaya sudah disepakati dalam Forum Pimpinan Daerah Kota Surabaya di Kantor Polrestabes Surabaya pada akhir bulan lalu. Kini seluruh kamera CCTV sudah dipasang oleh Dinas Perhubungan Surabaya.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Muhammad Iqbal kepada wartawan menuturkan selama September masih dalam tahapan sosialisasi sedangkan bagi pelanggar hanya dikenai surat peringatan yang dikirimkan ke rumah.

Aturan yang diterapkan oleh Polresta Surabaya ini berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selanjutnya pada Oktober 2017 mendatang di Surabaya, para pelanggar lalu lintas akan didatangi petugas ke rumah. (asr)

Share

Video Popular